Ditinggal ke Aprilia, Ducati Tak Menyesal Pernah Kerja Bareng Jorge Martin
Anindhya Danartikanya | 9 November 2024 21:21
Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menyatakan bahwa Ducati Corse takkan pernah menyesal menggaet Jorge Martin lewat Prima Pramac Racing meski akan berpisah di MotoGP 2025 nanti. Pasalnya, Martin merupakan rider bertalenta dan telah meraup hasil-hasil penting untuk Ducati.
Sebelum naik ke MotoGP pada 2021, Martin sejatinya terikat kontrak dengan KTM dan sempat hendak dinaikkan ke MotoGP bersama Red Bull KTM Tech 3. Namun, Martin memilih untuk memutuskan kontrak itu dan membayar sejumlah denda demi membela Ducati lewat Pramac.
Pada 2023, Martin pun membuktikan bahwa keputusannya bergabung dengan Ducati tidak salah, karena ia menjadi kandidat juara dunia. Ia bahkan jadi rival tunggal Pecco Bagnaia dalam perebutan gelar. Setelah jadi runner up, musim ini ia bahkan kandidat juara yang lebih kuat dari Bagnaia.
Tetap Bangga Gaet Jorge Martin ke Moto2 ke MotoGP

Prestasi ini membuat Martin sangat berharap diduetkan dengan Bagnaia di tim pabrikan pada 2025. Sayangnya, Ducati Corse justru lebih memilih Marc Marquez. Alhasil, Martin terpaksa hengkang dari kubu Ducati, dan menerima tawaran untuk membela Aprilia Racing, menggantikan Aleix Espargaro.
"Sudah jelas Jorge adalah rider yang terikat kontrak dengan kami. Jadi, kami tetap senang (jika Martin juara). Namun, jujur saja, secara pribadi, saya telah menulis nama Ducati Lenovo di sisi nama saya sendiri," ungkap Tardozzi via TNT Sports seperti yang dikutip Crash.net pada Kamis (8/11/2024).
"Kami (Ducati Lenovo) akan berusaha keras membantu Pecco tampil dengan cara terbaik, mencoba menang, dan setelahnya kita lihat apa yang akan dilakukan Jorge. Namun, pada akhirnya, Ducati tetap bekerja dengan baik karena telah memilih Jorge dari Moto2 ke MotoGP," lanjutnya.
Tak Keberatan Jorge Martin Pakai Nomor 1 di Aprilia
Selain itu, Tardozzi juga menyatakan bahwa Ducati takkan keberatan jika Martin ingin mengusung nomor 1 ke Aprilia. Pasalnya, jika berhasil jadi juara musim ini, maka pembalap Spanyol berusia 26 tahun itu akan tetap tercatat di dalam buku sejarah kesuksesan Ducati di MotoGP.
"Sudah jelas jika Jorge merebut gelar dunia, maka ia akan memakai nomor satu. Pasalnya, ini adalah hal yang tidak Anda dapatkan setiap hari. Jadi, ia pasti ingin mengenakannya di motornya. Namun, di buku besar hasil nanti akan tertulis 'Jorge Martin - Ducati'," tutup Tardozzi.
Saat ini, Martin sedang memuncaki klasemen dengan koleksi 485 poin. Juara dunia Moto3 2018 ini unggul 24 poin atas Bagnaia. Alhasil, ia mendapatkan kesempatan untuk mengunci gelar dunia jika memenangi Sprint race MotoGP Barcelona pada Sabtu, 16 November 2024, nanti.
Sumber: TNT Sports, Crashnet
Baca Juga:
- Jack Miller Ngaku Sudah Lama Ingin Bela Yamaha, Sering Buntuti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo
- Casey Stoner Kritik Keputusan Ducati Lepas Jorge Martin: Dia Sudah Setia, Kalian Nggak Adil!
- Ducati Ngaku Takkan Keberatan Jika Jorge Martin Pakai Nomor 1 di Aprilia
- Berapa Poin yang Harus Diraih Jorge Martin di MotoGP Barcelona 2024 demi Kunci Gelar Dunia?
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Brasil vs Prancis: Mbappe Nyekor, Les Bleus Menang 2-1
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:17
-
Parade Jersey Piala Dunia 2026: Siapa yang Terbaik?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 19:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
















