Dorna: Valentino Rossi Tak Tergantikan, MotoGP Takkan 'Maksa' Cari Ikon Baru
Anindhya Danartikanya | 23 Agustus 2021 14:43
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, yakin jasa-jasa dan karisma Valentino Rossi memang takkan tergantikan di MotoGP. Dengan pensiunnya di The Doctor akhir musim nanti, pertanyaan soal siapa yang akan menjadi 'wajah' MotoGP selanjutnya pun muncul. Namun, Ezpeleta mengaku ogah 'maksa' untuk mewujudkan hal ini.
Rossi yang menjalani debut Grand Prix pada 1997, memang sudah nyentrik sejak masih turun di GP125. Tak cuma bertalenta dan berprestasi, ia juga berkarakter flamboyan, hingga dicintai banyak orang. Alhasil, berkat aksi-aksinya baik di dalam maupun luar trek, balap motor jadi olahraga yang makin dikenal dunia.
Jasa Rossi mengangkat pamor balap motor, terutama MotoGP, bahkan disama-samakan dengan jasa Michael Jordan yang membuat bola basket, terutama NBA, tak sekadar jadi ajang olahraga, melainkan juga budaya dan gaya hidup banyak orang. Dengan begitu, pensiunnya Rossi membuat komunitas MotoGP sangat kehilangan.
Akan Ada Ikon dari Setiap Generasi

Bahkan, tak sedikit orang yakin MotoGP akan hilang pamor ketika Rossi sudah tak lagi mengaspal. Namun, Ezpeleta tak cemas, apalagi jika menilik sejarah masa lampau, ketika para legenda Amerika Serikat dan Australia mendominasi Grand Prix. Tak hanya itu, MotoGP saat ini juga makin ketat dan balapannya menjadi jauh lebih seru.
"Karier dan kesuksesan Vale sangatlah unik. Namun, kami tak harus punya satu ikon saja untuk periode lama. Mari kita ingat, Kenny Roberts (sr) sangat dominan di GP500 pada 1978 sampai 1980, lalu rider Amerika lainnya seperti Lawson, Mamola, Rainey, Spencer, dan Schwantz berdatangan," ujarnya via Speedweek, Minggu (22/8/2021).
"Setelahnya, para pembalap Australia giliran jadi superior, bersama Mick Doohan, Wayne Gardner, dan lalu Casey Stoner. Atas alasan ini, akan selalu ada ikon di tiap generasi berbeda. Meski begitu, saya rasa Vale memang tak tergantikan," lanjut pria Spanyol berusia 75 tahun tersebut.
Hanya Marc Marquez yang Paling Dekati Prestasi Valentino Rossi

Meski MotoGP telah melahirkan bintang-bintang baru, Ezpeleta sendiri belum mengetahui siapa di antara mereka yang bisa menjadi 'wajah' dari kejuaraan balap motor terakbar tersebut. Namun, jika menilik prestasi di lintasan, saat ini hanya Marc Marquez yang paling mendekati prestasi Rossi.
Marquez sudah mengantongi delapan gelar dunia, hanya tertinggal satu dari Rossi. Masalahnya, saat ini ia tengah dirundung cedera lengan berkepanjangan. Ezpeleta takkan memaksa Marquez jadi ikon baru MotoGP, dan hanya berharap pembalap Repsol Honda itu segera pulih dan kembali bersenang-senang di atas motor.
"Saya tak tahu kapan kompetisi untuk para suksesor Vale akan dimulai. Saat ini yang menjadi fokus Marc adalah menjadi kompetitif seperti dulu. Saya harap ia bisa melakukannya. Jika ia berhasil, maka ia bisa meraih segala hal yang sudah ia bidik sebagai target pribadinya," pungkas Ezpeleta.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Belgia 2021
Galeri: 7 Pemenang dalam 11 Balapan, Siapa Pemenang Selanjutnya di MotoGP 2021?
Misteri Maverick Vinales, Yamaha: Kalau Tak Bahagia, Lebih Baik Pergi
Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 Inggris 2021
Marc Marquez Soal Cedera Lengan: Idealnya, Saya Absen 2 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

