Dovizioso: Australia Awal Mula Peluang Juara Menyurut
Anindhya Danartikanya | 1 November 2017 10:30
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku sangat marah atas kesalahannya di MotoGP Australia dua pekan lalu, dan menyatakan momen itulah awal mula peluangnya untuk meraih gelar dunia musim ini menyurut drastis. Hal ini ia sampaikan usai memenangi MotoGP Malaysia akhir pekan lalu.
Hanya mampu finis ke-13 sementara Marc Marquez menang di Australia, Dovizioso pun langsung tertinggal 33 poin. Kemenangan di Malaysia pun tak terlalu memberi hasil signifikan, karena ia hanya mampu memangkas ketertinggalan menjadi 21 poin. Tugasnya menghalangi Marquez di Valencia, Spanyol pada 10-12 November nanti pun tetap berat.
Saya sangat marah soal Phillip Island, tapi apa yang terjadi adalah saya pasti bisa meraih poin lebih banyak andai tak melakukan kesalahan (melebar di tikungan pertama) di lap kedua. Ducati tak cepat di sana, dan itulah kenyataannya, ujarnya kepada Crash.net.
Selain itu, Dovizioso sekali lagi tak mau menyalahkan rider Octo Pramac Racing, Scott Redding yang tak mengalah padanya. Saya masuk ke tikungan terakhir di depan Scott dan Dani Pedrosa, tapi traksi saya benar-benar tamat dan tak punya grip. Beginilah dunia balap, dan semua orang harus meraih hasil baik untuk dirinya sendiri, tuturnya.
Banyak pihak beropini bahwa, andai Dovizioso tak tertabrak Aleix Espargaro di Argentina, maka gelar pasti sudah digenggamnya. Meski begitu rider Italia ini yakin tak ada gunanya mengungkit-ungkit masa lalu.
Mudah saja berkata bahwa di Assen saya finis kelima, tapi harusnya saya bisa finis ketiga. Atau di lintasan lain harusnya saya bisa finis lebih baik. Tapi mengatakan hal-hal macam ini takkan mengubah poin dan klasemen. Kami tak cepat di Phillip Island, dan kita tak bisa mengubah kenyataan itu. pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






