'Dovizioso Rider Terbaik yang Pernah Dimiliki Tech 3 Yamaha'
Anindhya Danartikanya | 7 Januari 2018 12:00
Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal mengaku sangat salut pada perjuangan rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso dalam menghadapi sengitnya pertarungan merebut gelar dunia di MotoGP tahun lalu. Poncharal yakin kesuksesan ini diraih Dovizioso berkat attitude-nya yang berkomitmen dan tak pernah semena-mena.
Usai membela Repsol Honda pada 2009-2011, Dovizioso hijrah ke Tech 3 pada 2012. Meski hanya setahun bekerja sama, Dovizioso sukses membuat Tech 3 sebagai tim satelit yang diperhitungkan di MotoGP, dengan meraih enam podium serta sukses mengacak-acak pertarungan di papan atas meski tak memiliki perangkat terbaik.
Saya ingin katakan bahwa 2012 adalah tahun yang menakjubkan. Kami selalu berkata Dovi mungkin rider terbaik yang pernah kami punya. Ia telah di-downgrade dari rider pabrikan menjadi rider satelit, dan ia justru tak pernah berperilaku seolah ia memang di-downgrade, ujar Poncharal kepada Crash.net.
Ia telah terbiasa menghadapi hal-hal yang tak kami miliki, dan ia tak sekalipun pernah mengeluh, padahal dia boleh saja mengeluh soal gaji, kerjasama maupun logistik. Ia menakjubkan. Ia meraih banyak podium bersama kami dan sering mempersulit para rider pabrikan tanpa perangkat yang selevel, tuturnya.
Poncharal pun mengaku sedih melihat Dovizioso berkali-kali ditolak Yamaha saat meminta dukungan teknis yang lebih baik, ingin bertahan di Tech 3 dengan perlengkapan pabrikan. Banyak orang di paddock menganggapnya rider 'B'. Tapi jujur saja, apa yang ia lakukan bersama kami, cara kerjanya, feedback dan komentarnya sungguh tepat dan mengesankan, ungkapnya.
Pria Prancis ini juga selalu yakin Dovizioso akan mendapat kesempatan yang lebih baik. Terbukti, prestasinya yang gemilang di Tech 3 membuat Ducati tertarik menggaetnya pada 2013. Dovi cerdas, padahal bisa saja kala itu merupakan akhir karirnya, karena ia turun dari Repsol Honda ke tim satelit. Tapi dilihat dari cara kerjanya, saya yakin ia akan dapat peluang kedua. Ia sangat berkomitmen, pungkas Poncharal.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















