Dovizioso Tak Bidik Hasil Muluk di MotoGP Argentina
Anindhya Danartikanya | 28 Maret 2019 10:30
Bola.net - - Meski sukses meraih kemenangan di MotoGP Qatar tiga pekan lalu, Andrea Dovizioso memilih bersikap merendah dan menundukkan kepala menjelang balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina akhir pekan nanti.
Rider Mission Winnow Ducati ini mengaku puas bisa memenangi balapan pertama musim ini, namun ia tak mau terlena dan lebih memilih bersikap waspada menjalani seri-seri berikutnya.
"Kami memulai musim ini dengan cara terbaik, yakni memenangi seri pembuka di Qatar. Tapi musim ini masih panjang dan berdasar pengalaman, kami tahu kami tak boleh terlena," ujarnya via rilis resmi tim.
Corner Speed Masih Jadi Masalah
Tak dimungkiri bahwa Dovizioso dan Ducati memiliki paket motor yang sangat mumpuni. Meski begitu, rider Italia tersebut yakin motornya masih punya kekurangan. Corner speed masih menjadi masalah mengakar yang belum ditemukan solusinya selama beberapa tahun terakhir.
"Kami punya pondasi yang baik, kami bekerja secara efisien dan kami mampu memanfaatkan titik-titik terkuat kami di Losail, terutama akselerasi dan top speed. Tapi kami masih harus memperbaiki corner speed," ungkapnya.
Hanya Bidik Podium
Sirkuit Termas de Rio Hondo juga dikenal tak terlalu bersahabat dengan Dovizioso. Ia terhitung baru sekali naik podium, yakni saat ia finis kedua pada 2015 lalu. Atas alasan ini ia ogah muluk membidik kemenangan.
"Balapan berikutnya akan menjadi patokan yang baik dan kami akan mencoba beberapa solusi. Target kami adalah naik podium, meski trek ini tak bersahabat dengan kami," pungkas DesmoDovi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







