Generasi Baru Italia Raih 2 Kemenangan Beruntun, Silvio Baldini Jadi Pelatih Permanen?

Generasi  Baru Italia Raih 2 Kemenangan Beruntun, Silvio Baldini Jadi Pelatih Permanen?
|pelatih interim Italia, Silvio Baldini. (c) Image Online/InTime Sports via AP

Bola.net - Pelatih interim Italia, Silvio Baldini, belum mau membahas peluangnya menangani Azzurri secara permanen. Fokusnya saat ini tetap pada pekerjaan yang baru saja ia tuntaskan bersama tim nasional.

Baldini menutup masa tugas sementaranya dengan hasil sempurna. Italia meraih dua kemenangan tipis 1-0 atas Luksemburg dan Yunani dalam dua pertandingan terakhir.

Menariknya, skuad yang dibawanya didominasi pemain muda. Dari 24 pemain yang masuk tim, sebanyak 19 di antaranya menjalani debut bersama tim nasional senior.

Di tengah minimnya pengalaman internasional dalam skuad, Italia tetap mampu meraih hasil positif. Francesco Pio Esposito menjadi pembeda dengan mencetak gol kemenangan dalam kedua laga tersebut.

Kepercayaan Baldini pada Generasi Muda Italia

Setelah kemenangan atas Yunani, Baldini menegaskan bahwa penampilannya para pemain muda bukan sesuatu yang mengejutkan baginya. Menurutnya, kualitas mereka memang sudah terlihat sejak awal.

"Saya tidak memberikan pujian hanya demi memberi pujian. Saya tahu nilai para pemain ini," kata Baldini.

"Saat pemain muda memahami bahwa memiliki aturan adalah sebuah sumber daya, bukan hukuman, mereka telah mencapai tingkat kedewasaan yang dibutuhkan untuk menjadi tim penting. Sekarang mereka hanya perlu terus berkembang."

Ia juga menilai pengalaman bersama tim senior dapat meningkatkan rasa percaya diri para pemain. Selain itu, Baldini kembali menekankan pentingnya disiplin dalam perkembangan karier seorang pesepak bola.

"Saya berharap kami juga mendapatkan sedikit keberuntungan malam ini, karena keberuntungan penting dalam semua aspek kehidupan. Saya ingin mereka mendapatkan kepercayaan diri dari pengalaman ini. Memiliki aturan dan gaya hidup yang baik bukanlah hukuman."

Tidak Terlalu Memikirkan Masa Depan di Tim Senior

Keberhasilan meraih dua kemenangan memunculkan dukungan agar Baldini tetap menangani Italia. Sejumlah penggemar dan pengamat disebut ingin melihatnya melanjutkan pekerjaan di tim senior.

Namun, Baldini memilih merespons dengan tenang. Ia menegaskan bahwa yang terpenting baginya adalah menjalankan tugas sebaik mungkin.

"Terima kasih, tetapi yang penting bagi saya adalah melakukan pekerjaan saya dengan baik. Sayangnya, dalam sepak bola, orang-orang terlalu cepat memberi label kepada Anda."

"Saya percaya jawaban terbaik untuk label-label itu adalah apa yang telah ditunjukkan para pemain ini di lapangan. Saya bukan seseorang yang muncul begitu saja. Takdir membawa saya ke sini, tetapi perjalanan ini tidak mudah."

Ketika kembali ditanya apakah bersedia melatih Italia mulai September mendatang, Baldini tidak memberikan sinyal khusus mengenai ambisinya untuk tetap bertahan.

Menunggu Keputusan FIGC dan Melihat Masa Depan Italia

Baldini menegaskan bahwa dirinya hanya ingin memberikan kontribusi untuk sepak bola Italia. Karena itu, ia tidak menjadikan status pelatih permanen sebagai prioritas utama.

"Itu tidak penting bagi saya. Saya hanya ingin berguna. Saya adalah bagian dari keluarga Italia."

"Saya melatih pertandingan-pertandingan ini karena saya ingin para pemain saya mendapatkan apresiasi atas apa yang telah mereka capai bersama saya."

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dijadwalkan menggelar pemungutan suara untuk memilih presiden baru pada 22 Juni 2026. Setelah proses tersebut selesai, keputusan mengenai pelatih baru tim nasional Italia akan ditentukan.

Menutup pernyataannya, Baldini juga menyoroti keberhasilan Italia menjuarai Kejuaraan Eropa U-17 usai mengalahkan Belgia melalui adu penalti. Ia menilai perkembangan tim-tim kelompok umur menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola Italia.

"Keluarga kami, Italia, dibangun di atas prinsip-prinsip tertentu, dan semua tim muda kami secara konsisten tampil baik serta memenangkan trofi."

"Masalahnya selalu ada pada langkah dari tim U-21 ke tim nasional senior. Saya percaya langkah itu kini tidak lagi terlalu sulit setelah penampilan yang telah ditunjukkan para pemain ini."