Dovizioso: Wajar Bila Rossi dan Vinales Beda Opini
Anindhya Danartikanya | 8 Desember 2018 09:35
Bola.net - - Usai selama bertahun-tahun dikenal sebagai tim dan motor terbaik di MotoGP akibat performanya yang konsisten dan ramah terhadap gaya balap apapun, Yamaha justru terpuruk selama dua musim belakangan. Hal ini pun tak luput dari perhatian rider Ducati Corse sekaligus runner up 2017-2018, Andrea Dovizioso.
Selama dua tahun terakhir, Yamaha menjalani 25 balapan tanpa satu pun kemenangan, dan masa 'puasa' ini baru berakhir lewat Maverick Vinales di Australia pada Oktober lalu. Jebloknya prestasi ini bahkan membuat Yamaha merasa berkewajiban meminta maaf secara publik kepada Vinales dan Valentino Rossi.
Dovizioso pun mengakui bahwa Yamaha punya keunggulan yang tak diragukan lagi pada area sasis, namun justru tertinggal di area lain seperti mesin. "Yamaha selalu punya motor hebat, seperti yang sudah kita tahu. Tapi dalam beberapa aspek, mereka agak tertinggal. Mereka punya sasis terbaik, tapi di elemen lain mereka lemah," ujarnya kepada Sky Sport.
Beda Opini Itu Wajar

Penurunan prestasi Yamaha juga dinilai beberapa pihak diakibatkan oleh perbedaan evaluasi Rossi dan Vinales. Hal ini bahkan terjadi selama uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez bulan lalu. Keduanya sepakat memilih satu mesin terbaik, namun berbeda pendapat soal performanya. Vinales yakin sebagian besar masalah telah teratasi, namun Rossi ragu mesin ini akan mengantar mereka kembali menuju kemenangan.
"Soal ridernya, menurut saya Vale punya performa dan mentalitas yang sangat berbeda dengan Maverick. Mereka sama-sama kuat, tapi mereka melakukannya dengan cara berbeda. Usia mereka juga berbeda, begitu pula pengalamannya. Gaya balap mereka juga sangat jauh berbeda. Jadi wajar saja bila pendapat mereka berlawanan selama uji coba," ungkap Dovizioso.
Yamaha dan Hamilton
Bicara soal Yamaha, Dovizioso pun dimintai pendapat soal 'track day' yang dijalani pebalap Formula 1, Lewis Hamilton di atas motor Yamaha YZF-R1 di Jerez, Spanyol pekan lalu, di mana ia berkendara dengan duet Pata Yamaha WorldSBK, Michael van der Mark dan Alex Lowes.
"Sungguh menyenangkan melihat pebalap Formula 1 ingin menjajal mengendarai motor dengan para rider profesional, karena hal itu sangat sulit dilakukan pebalap mobil. Lebih mudah bagi kami (pebalap motor) untuk mengendarai mobil. Sementara bagi mereka, sangat sulit mengeluarkan potensi seperti itu. Tapi ini menyenangkan," tutup Dovizioso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












