'Drama Corona': Dani Pedrosa Nyaris Dikarantina Jelang Uji Coba KTM
Anindhya Danartikanya | 2 Juni 2020 12:35
Bola.net - Test rider KTM, Dani Pedrosa, dikabarkan sempat mengalami 'drama corona' di bandara Vienna, Austria, saat hendak menjalani uji coba tertutup MotoGP bersama rider Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 27-28 Mei lalu.
Speedweek menyatakan, meski KTM bermarkas di Austria, pengangkutan logistik menuju Red Bull Ring menjadi tantangan tersendiri. Membutuhkan 22 kru, termasuk pebalap, KTM harus mengatur kedatangan mereka dari Spanyol, Swiss, Andorra, Belanda, Inggris, dan Italia.
Pedrosa, yang berasal dari Spanyol, diketahui tinggal di Swiss, dan sempat mempertimbangkan pergi ke Spielberg lewat darat mengendarai mobil selama 10 jam. Meski begitu, tiga kali juara dunia ini akhirnya menemukan penerbangan pesawat dari Swiss menuju Vienna.
Dani Pedrosa Tak Bahwa Dokumen Lengkap
Ternyata rider berusia 34 tahun tersebut sempat terkendala regulasi bandara di Vienna akibat pandemi virus corona (Covid-19). Pedrosa nyaris dikarantina, dan membuat anggota KTM, termasuk sang direktur motorsport, Pit Beirer, panik bukan main.
"Kami gemetar beberapa jam pada Selasa (26/5/2020) malam, karena Dani tiba di Vienna dengan hasil negatif Covid-19 yang umurnya bahkan belum sehari. Tapi ia tak membawa dokumen-dokumen dari laboratorium terkait, melainkan hanya hasil negatifnya. Karena tak bisa menunjukkannya, ia langsung dikarantina di hotel bandara Vienna," kisah Beirer.
Meski begitu, para petinggi KTM segera menghubungi laboratorium tempat Pedrosa melakukan tes Covid-19 di Swiss. Semua dokumen dari sana langsung dikirimkan lewat email.
Penanda Gelar Balapan Takkan Mudah
Pengawas karantina dari kepolisian Austria pun kemudian mengunjungi Pedrosa di hotelnya, dan akhirnya ia diperbolehkan pergi pada pukul 21.00. Keesokan paginya, ia pun tiba di Red Bull Ring dan menjalankan program uji coba sesuai jadwal.
Beirer pun merasa lega Pedrosa bisa tiba di Red Bull Ring tanpa kendala tambahan, dan memaklumi protokol yang dijalankan otoritas Austria. Meski begitu, ia meyakini insiden ini adalah pengingat bahwa menggelar musim MotoGP 2020, meski fokus di Eropa saja, bakal tetap rumit.
"Austria melakukan proteksi yang sangat serius. Tapi kami lega pihak otoritas menemukan solusi. Dani juga bisa pulang ke Swiss dengan lancar. Meski begitu, insiden ini adalah tanda bahwa bepergian takkan mudah saat tim-tim MotoGP harus berkeliling Eropa dengan 1.500 orang dari 20 negara," pungkas Beirer.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






