Drama Tukar Motor Bikin Jack Miller Marah Besar Gagal Finis di MotoGP Le Mans
Anindhya Danartikanya | 13 Oktober 2020 11:25
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jack Miller, tak pelak lagi merupakan salah satu rider yang dijagokan menang di MotoGP Le Mans, Prancis, Minggu (11/10/2020) karena tampil kuat baik dalam kondisi kering maupun basah. Nyatanya, ia harus gagal finis akibat kerusakan mesin.
Start dari posisi kedua, Miller start dengan baik dan sempat memimpin pada lap pembuka, sebelum tersalip oleh Danilo Petrucci, disusul Andrea Dovizioso pada lap kedua. Miller pun bertahan di posisi ketiga selama 17 lap, dan sempat bertarung sengit dengan Alex Rins.
Sayang, saat hendak masuk ke Tikungan 9 pada Lap 19, motor Desmosedici GP20 miliknya melamban dan tiba-tiba mengeluarkan asap. Menyadari motornya bermasalah, Miller langsung memutuskan keluar lintasan. Saat kembali ke garasi, rider berusia 25 tahun ini kecewa dan marah besar.
Kepada MotoGP.com, Thriller Miller pun menyatakan bahwa ia sudah punya firasat tak enak sejak sesi pemanasan (WUP) pada pagi hari, ketika ia menggunakan Desmosedici GP20 dengan setup basah. Menurutnya, motor itu sudah memberikan tanda-tanda kerusakan.
Firasat Sudah Tak Enak Sejak Pagi Hari
Mengingat perkiraan cuaca menyatakan bahwa balapan akan berlangsung dengan kondisi kering, maka Miller meninggalkan motor itu di garasi dan memakai motor kedua, yakni Desmosedici GP20 dengan setup kering. Nyatanya, saat sudah bersiap di grid, hujan mengguyur.
Seluruh pembalap dan tim pun kembali ke garasi untuk menyesuaikan motor mereka dengan kondisi basah. Namun, Pramac Racing tak punya waktu untuk mengubah setup pada GP20 kedua. Alhasil, Miller harus kembali menggunakan motor pertamanya, yang ia pakai saat WUP.
"Mesin saya bermasalah pada sesi pemanasan, jadi kami tukar motor dan saya pakai motor 'kering' untuk balapan. Tapi hujan turun, dan saya harus kembali pakai motor yang satu lagi. Dengan jadwal padat, kami tak punya waktu untuk memperbaikinya dan hanya bisa menyilangkan jari. Sayang, motor itu bermasalah lagi," kisahnya.
Tekad Balas Dendam di Aragon
Rider Australia ini menyatakan mesin itu telah dikirim ke markas Ducati yang ada di Borgo Panigale, Bologna, Italia, untuk diinvestigasi. Di lain sisi, ia juga menepis dugaan bahwa kerusakan mesinnya terjadi usai insiden Tikungan 9 pada Lap 18 saat ia nyaris bertabrakan dengan Rins, Petrucci, dan Dovizioso.
"Kini kami mengirimkan mesin itu ke markas demi mencari apa masalahnya. Yah, beginilah situasinya. Tapi ini tak ada kaitannya dengan insiden bersama Alex, karena sejak awal saya sudah kesulitan. Saya melihatnya saat Alex menyalip saya di trek lurus," ungkap runner up Moto3 2014 ini.
"Saya pikir tadinya itu masalah elektronik, jadi saya ubah map-nya, karena kami memang sudah spin di trek lurus. Yang terjadi memang tak bisa dihindari. Ini disayangkan, tapi untungnya kami akan langsung balapan lagi. Mari pergi ke Aragon!" ujar Miller, merujuk pada MotoGP Aragon, Spanyol, pada 16-18 Oktober nanti.
Sumber: MotoGP
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
- Senasib dengan Alex Marquez, Danilo Petrucci Legawa Terdepak dari Ducati Team
- Momen Haru Danilo Petrucci dapat Kejutan dari Ibu Usai Menangi MotoGP Le Mans
- Alex Marquez: 2 Gelar Dunia, Bukti Saya Layak Bela Repsol Honda
- 3 Kali Gagal Finis Beruntun, Valentino Rossi: 'Nasib Sial' Rupanya Memang Nyata!
- Alex Marquez Sebut Podium di Kondisi Hujan Tak Terlalu Bermakna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






