Ducati Akui Nyaris Pilih Bayliss Sebagai Pengganti Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 26 Oktober 2018 15:15
Bola.net - - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti akhirnya mengaku bahwa pihaknya sempat serius mempertimbangkan Troy Bayliss sebagai pengganti sementara Jorge Lorenzo di MotoGP Australia akhir pekan ini. Meski begitu, Ciabatti menyatakan rencana ini dibatalkan atas alasan-alasan tertentu.
Lorenzo mengalami cedera keretakan tulang pergelangan tangan kiri usai kecelakaan di Thailand dan harus absen dari pekan balap di Jepang dan Australia, dengan harapan bisa kembali turun lintasan di Sepang, Malaysia pekan depan. Dengan begitu, Ducati harus mencari pengganti untuknya di Australia.
Michele Pirro, Danilo Petrucci dan Jack Miller adalah tiga nama yang sempat dipertimbangkan. Meski begitu, pilihan Ducati jatuh ke tangan Alvaro Bautista yang saat ini membela Angel Nieto Team. Bautista dipilih karena ia kerap tampil kompetitif, dan baik Bautista maupun Angel Nieto Team tidak sedang memperebutkan gelar tertentu. Meski begitu, Ciabatti tak memungkiri pihaknya sempat tertarik pada Bayliss.
Tak Ingin Ambil Risiko
Bayliss sendiri merupakan tiga kali juara WorldSBK, eks rider MotoGP dan juga ikon Ducati. Meski sudah berusia 49 tahun, ia masih aktif balapan di Australian Superbike Championship (ASBK) juga bersama Ducati dan masih tampil kompetitif. Meski begitu, ia tak pernah lagi turun di MotoGP sejak Valencia 2006, di mana ia meraih kemenangan saat menggantikan Sete Gibernau di tim yang sama.
"Troy ingin balapan di sini karena ASBK sudah berakhir dan ia ada di peringkat ketiga pada klasemen. Ia menang di Phillip Island dua pekan lalu dan ia suka ide ini. Ini ide yang romantis. Troy adalah kawan kami, tapi ia bakal mengendarai motor di sini dengan ban yang tak ia kenal, apalagi ia tak turun di MotoGP sejak 2006," ungkap Ciabatti kepada Marca.
"Kejuaraan superbike di Australia adalah ajang superstock, dengan ban Pirelli pula. Jika Anda berusia 50 tahun, tentu Anda bisa supercepat, tapi MotoGP punya level berbeda. Kami tak ingin meletakkan kesehatan dan kondisi fisik Tory dalam risiko," lanjut pria asal Italia ini.
Keputusan Rasional
Ciabatti tak memungkiri bahwa menyediakan motor MotoGP bagi Baylisstic merupakan ide yang menyenangkan, namun pihaknya memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih masuk akal. "Tentu ia punya hati besar, dan ia sangat menyukai ide ini. Kami juga menjalani komunikasi yang baik," ujarnya.
"Tapi kami harus tetap berpijak di bumi dan mengambil keputusan rasional. Kami merasakan risiko besar yang bisa berdampak buruk bagi Troy dan Ducati. Ponsel Davide (Tardozzi, manajer tim) penuh dengan pesan, tapi kami memutuskan untuk pakai kepala ketimbang hati," pungkas Ciabatti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









