Ducati Bagai Ferrari-nya Balap Motor, Jorge Martin Tak Terbebani
Anindhya Danartikanya | 19 Januari 2021 17:40
Bola.net - Debutan Pramac Racing, Jorge Martin, mengaku sama sekali tak terbebani membela pabrikan sekaliber Ducati Corse, yakni tugas yang kerap dianggap membanggakan oleh para ridernya, mengingat membela Ducati di MotoGP bagaikan membela Scuderia Ferrari di ajang Formula 1. Hal ini ia katakan kepada GPOne, Selasa (19/1/2021).
Martin tadinya digosipkan akan naik ke MotoGP bersama KTM, namun kesepakatan batal diraih. Pada Juni 2020, Jack Miller pun resmi diumumkan pindah ke Ducati Team, dan sejak itu Martin melakukan negosiasi dengan Ducati Corse dan Pramac Racing untuk menjadi pengganti rider Australia tersebut pada 2021.
Pada Oktober, kesepakatan akhirnya diraih ketiga belah pihak. Juara dunia Moto3 2018 ini bahkan dipastikan akan dapat Desmosedici GP20 spek pabrikan. Atas alasan ini, pembalap berjuluk 'Martinator' itu pun bertekad membayar tuntas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya, walau membela Ducati bisa menghadirkan tekanan besar.
Merasa Dipedulikan Ducati

"Tak ada beban, hanya ada perasaan baik. Ducati memang bagai Ferrari dan Anda bisa merasakannya. Saya lihat mereka peduli pada saya, ingin paham apa kebutuhan saya, dan apa yang bisa diperbaiki. Ini sangat penting. Saya harap bisa mengerahkan yang terbaik untuk Ducatisti. Saya akan melakukan segalanya dan berharap bisa tampil baik," ujar Martin.
Rider asal Spanyol ini pun mengaku sudah mengenal semua anggota Ducati Corse dengan baik, termasuk sang general manager, Gigi Dall'Igna. Martin menyatakan, bertemu dengan Dall'Igna bukanlah hal yang mudah karena pria Italia itu merupakan sosok yang punya setumpuk kesibukan, namun tiap obrolan sangat berarti.
"Dengan Gigi, semuanya langsung berjalan sangat baik. Kami bertemu di beberapa balapan, bicara di motorhome. Tapi pembicaraan kami tidaklah mudah, karena ia sangat sibuk, begitu juga saya. Namun, kami bicara sedikit soal uji coba, soal Panigale, soal semua persiapan. Saya senang ia merupakan pemimpin dari proyek ini," ungkapnya.
Bakal Dapat Mobil dari Audi
"Saya juga banyak ngobrol dengan Paolo Ciabatti (Sporting Director Ducati Corse) soal kontrak dan soal motor yang bakal saya pakai. Ia juga mengatur segalanya agar saya bisa dapat mobil; Audi Q3 RS yang menenangkan! Kalau soal Lamborghini sih, saya tunggu saja lah," ujar rider berusia 22 tahun ini sembari tertawa.
Namun, yang paling spesial bagi Martin adalah hubungan dengan Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi. Meski tak ada kaitannya secara langsung dengan tim satelit, Tardozzi dikenal sangat suportif dan punya hubungan erat dengan seluruh pembalap Ducati di MotoGP. Martin bahkan sudah mengenalnya dengan akrab saat ia masih turun di Moto3.
"Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Davide, ia sudah mengikuti perkembangan saya sejak saya masih anak-anak. Manajer saya juga manajer Jorge Lorenzo, jadi mereka sudah saling kenal dengan baik. Saat saya masih di Moto3, Davide sudah sering ngobrol dengan saya, menyemangati saya. Saya rasa ia selalu percaya pada saya. Saya sangat senang atas ini semua," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
Belum Naik Desmosedici, Jorge Martin Sudah Dibikin Kagum Panigale
Jorge Martin Sudah Saling Lirik dengan Ducati Sejak di Moto3
Alex Rins Akui Sudah Fit, Merasa Tak Butuh Operasi Bahu
Alex Rins: Uji Coba 3 Hari Saja Cukup untuk MotoGP 2021
Quartararo-Vinales: Yamaha Memang Butuh Orang Blak-blakan Macam Crutchlow
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


