Ducati Ingatkan Jack Miller: Jangan Terlena Sejarah Rider Australia
Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2020 09:50
Bola.net - Bergabungnya Jack Miller ke Ducati Team pada 2021 mencuri perhatian karena rider Australia itu diharapkan menyusul kesuksesan kompatriotnya, Casey Stoner. Meski begitu, via MotoGP.com, Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, memperingatkan Miller untuk tak besar kepala.
Ducati memang diketahui punya kisah bersejarah yang menarik dengan para rider Australia, diawali dengan Troy Corser yang sukses merebut gelar WorldSBK pada 1996. Troy Bayliss pun menyusul dengan menjadi legenda WorldSBK usai merebut gelar dunia 2001, 2006, dan 2008.
Bayliss juga diketahui sukses mencetak sejarah yang sampai saat kini kerap diperbincangkan, yakni meraih kemenangan besar di MotoGP Valencia, Spanyol pada 2006 bersama Ducati Team, saat ia diminta menggantikan Sete Gibernau yang absen karena cedera.
Ducati Tak Peduli Status Kebangsaan Pebalapnya

Setahun setelah kemenangan Bayliss, Stoner bergabung dengan tim yang sama, dan menggebrak lewat 14 podium dan 10 kemenangan, serta gelar dunia. Stoner hengkang dari Ducati pada akhir 2010, dan 11 tahun kemudian, Miller mengikuti jejaknya dengan membela tim yang sama.
"Ada tradisi yang membuktikan para rider Australia sangat sukses bersama Ducati, dan saya yakin semua orang ingat kiprah Casey Stoner dan Troy Bayliss. Tapi ini hanya topik ringan, karena kami menghargai kualitas para pebalap kami, tak peduli apa kewarganegaraannya," ujar Ciabatti.
Ia menambahkan, jika ingin menyusul sukses Corser, Bayliss, dan Stoner, Miller harus bekerja lebih keras. "Jack punya talenta yang hebat, ia jelas salah satu rider tercepat dan paling agresif di MotoGP. Tapi kami rasa ia masih bisa memperbaiki beberapa area demi menjadi pebalap top di kelas ini," ungkapnya.
Target Ducati untuk Jack Miller
Lalu target apa yang dipatok Ciabatti sekalinya Miller berseragam merah pada 2021 mendatang? Pria asal Italia tersebut ingin JackAss berkembang lebih jauh, dan setelah meraih lima podium sepanjang 2019, maka target selanjutnya adalah meraih kemenangan, yakni hasil yang belum ia cicipi lagi sejak MotoGP Belanda 2016.
"Kami harap ia bisa meneruskan perkembangannya. Tahun lalu, ia naik podium lima kali dan semuanya finis ketiga. Ia harus lebih baik lagi, dapat posisi lebih tinggi, dan meningkatkan konsistensi performa pada paruh kedua balapan. Selain itu, sekalinya di tim pabrikan, Anda harus punya satu target, yakni meraih podium dan kemenangan," tutup Ciabatti.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











