Ducati Ingin Perbarui Kontrak Pecco Bagnaia, Nasib Marc Marquez Tergantung Hasil
Anindhya Danartikanya | 10 Januari 2024 14:17
Bola.net - Paolo Ciabatti menyatakan Ducati Corse bertekad memperpanjang kontrak Pecco Bagnaia untuk MotoGP 2025 dan 2026. Ia juga menyatakan Marc Marquez bisa punya kesempatan jadi tandem Bagnaia di Ducati Lenovo Team pada 2025, tetapi semua tergantung hasilnya pada 2024.
Ciabatti sebelumnya menjabat sebagai Sporting Director Ducati Corse di MotoGP dan WorldSBK. Mulai 2024, ia naik pangkat menjadi General Manager Ducati Corse Off-Road, tepatnya di arena motocross. Namun, ia tentu tetap mengamati apa yang terjadi di arena on-road, terutama MotoGP.
Bagnaia sendiri tak bisa dimungkiri merupakan rider nomor wahid di Ducati, terutama usai ia menjadi runner up 2021, serta juara dunia 2022 dan 2023. Ciabatti pun menyatakan bahwa hasil mentereng ini tentunya membuat Ducati Corse bertekad memberikan perpanjangan kontrak kepada rider Italia itu.
Tunggu 5-6 Seri Sebelum Ambil Keputusan

Dari 22 pembalap MotoGP 2024, 19 di antaranya akan mendapati kontraknya habis pada akhir musim, yang tentu akan membuat silly season berjalan panas. Ciabatti menyatakan bahwa Ducati akan menunggu 5-6 seri sebelum memilih dan menggaet pembalap. Namun, hampir dipastikan posisi Bagnaia paling aman.
"Hampir semua rider kontraknya akan habis. Ducati akan menunggu 5-6 seri untuk melihat situasi meski sudah punya gagasan jelas. Menatap 2025, hampir dipastikan satu dari dua kursi tim pabrikan ditempati Bagnaia," ujarnya lewat Corriere dello Sport seperti yang dikutip Motosprint, Selasa (9/1/2024).
Takkan Mau Sodori Kontrak Bernilai Tinggi

Ciabatti menyatakan bahwa Marquez, yang musim ini membela Gresini, bakal punya kans jadi tandem Bagnaia pada 2025. Namun, hasilnya di lintasan akan jadi penentu penting. Meski begitu, Ciabatti mengaku bahwa Ducati Corse bakal enggan menyodorkan kontrak dengan nilai gaji selangit.
"Soal Marc, kami akan melakukan berbagai evaluasi berdasarkan hasilnya. Namun, dari sudut pandang kami, masa-masa pembalap mendapatkan kontrak sekian juta dolar sudah berakhir. Menjadi pabrikan yang motornya paling diinginkan juga membantu kami memiliki alasan-alasan masuk akal untuk level ekonomi kami," tutupnya.
Sumber: Corriere della Sera, Motosprint
Baca juga:
Fabio di Giannantonio: Jadi Anak Buah Valentino Rossi Rasanya Aneh Tapi Menyenangkan!
Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2024, Skuad Jagoanmu Kapan Nih?
Persaingan Ketat, Luca Marini Sebut Miguel Oliveira Tak Kuat Ikut Latihan VR46 Academy
Dilarang Pakai Nomor 37 di MotoGP 2024, Ini Alasan 'Random' Pedro Acosta Pilih 31
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












