Ducati Ingin Tetap Punya 3 Tim di MotoGP 2022, Kode Minta VR46 Bertahan
Anindhya Danartikanya | 18 Februari 2021 09:18
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, secara mengejutkan mengaku pihaknya bertekad tetap menurunkan tiga tim di MotoGP 2022, meski Esponsorama Racing telah tegas akan hengkang pada akhir musim nanti dan Sky Racing VR46 tak punya niatan nyata bertahan di bawah payung mereka.
Seperti diketahui, musim ini Esponsorama dan VR46 melebur, menurunkan Enea Bastianini dan Luca Marini. Esponsorama pun tak memperpanjang kontrak dengan Dorna Sports, dan bahkan mempersilakan VR46 untuk mengambil alih skuadnya jika memang ingin turun sebagai tim seutuhnya pada 2022.
Meski belum ada keputusan final, VR46 tak menutup-nutupi keinginan untuk turun di MotoGP 2022 sebagai tim seutuhnya. Namun, walau tak menutup kemungkinan bertahan sebagai tim satelit Ducati, Project Leader VR46 Alessio 'Uccio' Salucci secara gamblang mengaku timnya ingin hijrah ke Yamaha.
Hati VR46 Ada di Yamaha
"Para rider kami (VR46 Riders Academy) berkembang lebih pesat dari harapan, jadi sudah waktunya membentuk tim di MotoGP. Perjalanan masih sangat panjang, karena sisi ekonomi juga penting. Kami belum tahu motor mana yang akan kami pakai, walau sudah jelas hati kami berada pada Yamaha," ujar Salucci via Sky Sport, Rabu (3/2/2021).
Bak gayung bersambut, harapan Salucci ini tengah dipertimbangkan oleh Yamaha Motor Racing. Sang Managing Director, Lin Jarvis, menyatakan pihaknya akan bernegosiasi dengan VR46 walau belum berani memberi jaminan, karena Yamaha juga sangat ingin mempertahankan kerja samanya dengan Petronas SRT.
Hal ini tentu menjadi ancaman bagi Ducati, yang tetap ingin menurunkan tiga tim di MotoGP 2022, yakni satu tim pabrikan dan dua tim satelit. Saat ini, mereka satu-satunya tim yang punya enam pembalap, dan walau Dorna Sports ingin tiap pabrikan nantinya hanya punya satu tim satelit, Ducati masih ingin menurunkan dua selama mungkin.
Banyak Rider, Banyak Data
"Sangat sulit untuk mengatakan seberapa lama kami bisa tetap menurunkan tiga tim di MotoGP, karena jelas cepat atau lambat kami harus menurunkan empat motor saja, mengingat inilah situasi yang diharapkan di masa depan," ungkap Ciabatti kepada Crash.net pada Rabu (17/2/2021).
"Target kami adalah selama mungkin bertahan dengan situasi sekarang, karena kami bisa punya keuntungan dengan enam rider di grid. Dari sisi teknis, kami bisa dapat lebih banyak data, dan ini membantu pengembangan motor. Saya berharap situasi yang sekarang bertahan sampai beberapa tahun lagi," pungkas Ciabatti.
Di lain sisi, Ducati masih punya opsi lain, yakni Gresini Racing. Tim Italia ini telah mengumumkan akan berpisah dari struktur tim pabrikan Aprilia Racing pada 2022. Beberapa rumor menyebutkan mereka bisa jadi tim satelit Aprilia atau juga Suzuki, dan tak menutup kemungkinan kembali ke Honda atau bergabung dengan Ducati.
Sumber: Crashnet, Sky Sport
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
Pertamina Mandalika SAG Team Moto2 Tentukan Tanggal Peluncuran Skuad
Galeri: Merah Menyala, Begini Tampilan Motor Indonesian Gresini Moto3 dan Moto2 2021
Indonesian Racing Team Gresini Moto3 dan Moto2 2021 Resmi Diluncurkan
Video: Para Atlet Dunia Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-28 untuk Marc Marquez
Marc Marquez Injak Usia 28 Tahun, Inilah 15 Rekor Fantastisnya di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



