Ducati: Kalah dari Marquez-Honda, Ambil Positifnya Saja
Anindhya Danartikanya | 13 Februari 2020 12:28
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan pihaknya masih belum menyerah memburu gelar dunia kedua di MotoGP. Tapi mereka juga tak mau mengasihani diri dengan mendapati kenyataan bahwa mereka tiga kali beruntun kalah dari Marc Marquez dan Honda.
Selama tiga musim terakhir, Ducati selalu jadi runner up lewat Andrea Dovizioso, dan belum juga meraih gelar lagi sejak 2007 lewat Casey Stoner. Ciabatti pun menyatakan Ducati belum juga menyerah, dan bahkan telah bekerja jauh lebih keras menyambut musim 2020.
"Target kami jadi juara dunia. Jika tidak, kami takkan ada di sini. Kami menghadapi setiap musim dengan perilaku yang sama. Bukan berarti kami terlalu optimistis atau tak realistis, tapi jika Anda tak mau menang, lebih baik pulang ke rumah saja," tutur Ciabatti via Speedweek.
"Di lain sisi, saya harus tegaskan kami tengah melawan rider luar biasa seperti Marc. Saya tak mau bikin marah Senor (Alberto) Puig, tapi tanpa Marc, Honda tak bisa meraih hasil yang sama seperti sekarang. Marc telah membawa banyak hal untuk Honda sejak 2013," lanjutnya.
Satu-Satunya Tim dengan Dua Pemenang
Menurut Ciabatti, meski hanya meraih tiga kemenangan, Ducati sejatinya sudah tampil cukup baik tahun lalu, terbukti dari fakta bahwa mereka menang lewat Dovizioso dan Danilo Petrucci. Meski begitu, tentu performa mereka berada di bawah bayang-bayang dominasi Marquez.
"Tahun lalu kami kompetitif, Dovi menang dua kali, Petrux satu. Kami satu-satunya tim yang menang dengan dua rider. Tapi jika punya rival seperti Marc yang selalu finis di posisi 1 atau 2 di 18 dari 19 seri yang ada, Anda tak bisa menemukan celah, dan tugas Anda jadi sangat sulit," ujarnya.
Meski berat, Ciabatti meyakini pihaknya harus melihat hasil mereka dari sudut pandang yang positif. Menurutnya, menjadi runner up tiga kali di belakang raksasa seperti Honda dan rider bertalenta hebat seperti Marquez adalah hasil yang cukup baik.
Melawan 'Raksasa' dan 'Alien'
"Kami harus lihat positifnya. Kami runner up tiga kali beruntun, di belakang pabrikan terbesar di dunia dan rider paling bertalenta dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, pabrikan lain ada di belakang kami. Jadi kami bangga pada kesuksesan ini, tapi tak perlu berpuas diri," ujarnya.
"Kami bekerja dengan baik, dan sadar kami melawan raksasa seperti Honda dan 'alien' seperti Marc. Ia telah mengubah gaya balap di MotoGP dan menaikkan level persaingan kategori ini," pungkas Ciabatti.
Para rider Ducati akan kembali turun lintasan dengan pebalap MotoGP lainnya dalam uji coba pramusim kedua di Sirkuit Losail, Qatar, pada 22-24 Februari mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pecco Bagnaia Terus Diburu Aprilia Meski Lebih Tertarik Bela Yamaha di MotoGP 2027
Otomotif 19 Februari 2026, 13:17
-
Casey Stoner Kecam Keputusan MotoGP Tinggalkan Phillip Island demi Sirkuit Jalanan Adelaide
Otomotif 19 Februari 2026, 11:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Arema FC 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:55
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persebaya 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:50
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs PSBS Biak 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 11:32
-
Liverpool Siap Tikung MU untuk Transfer Berlian Wolverhampton Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:44
-
Kaki Terus Membaik, Fermin Aldeguer Targetkan Kembali Balapan di MotoGP Brasil 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 10:41
-
MU Patah Hati! Sandro Tonali Tidak Minat Gabung Setan Merah
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:27
-
Bukan Wacana Doang, Manchester United Siapkan Tawaran Perdana untuk Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:16
-
Cari Suksesor Casemiro, Man United Disarankan Beli Salah Satu dari Dua Gelandang Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:10
-
Pemain Newcastle Ini Bakal Jadi Suksesor Marcus Rashford di Manchester United?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:03
-
Matheus Cunha Ajak Fans Tidak Lupakan Peran Ruben Amorim di Balik Kebangkitan Man United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 09:58
-
Mantan Bos Tottenham Ini Indikasikan Siap Jadi Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 09:50
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 20 Februari 2026
Voli 20 Februari 2026, 09:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39



