Ducati: Makin 'Diganggu', Marquez Makin Terbebani
Anindhya Danartikanya | 23 April 2019 10:50
Bola.net - - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali meyakini bahwa pihaknya bisa memiliki peluang lebih besar meraih gelar dunia MotoGP jika mampu konsisten 'mengganggu' Marc Marquez. Hal ini disampaikan Domenicali dalam wawancara dengan GPOne di acara peluncuran Ducati Store di Roma, Italia, belakangan ini.
Usai MotoGP Austin, Texas dan WorldSBK Assen, Belanda dua pekan lalu, Ducati merasa sangat bahagia. Pabrikan Italia ini berhasil memuncaki klasemen pebalap, tim, dan konstruktor sekaligus dalam kedua kejuaraan tersebut. Andrea Dovizioso dan Alvaro Bautista pun menjadi andalan mereka untuk merebut gelar dunia tahun ini.
"Saya kaget atas hasil di dua kejuaraan ini. Kami tak mengira bakal memimpin klasemen MotoGP usai Argentina dan Austin, dua sirkuit yang sulit bagi kami dan Dovi. Di WorldSBK, kami tahu kami punya motor dan rider yang kompetitif, tapi kami juga tahu Jonathan Rea (Kawasaki) sulit dikalahkan, meski Alvaro ternyata mampu lebih sulit dikalahkan dari dugaan," ujar Domenicali.
Bakal Tekan Marquez

Jika Bautista terlihat jauh lebih dominan dari Rea di WorldSBK, Domenicali mengakui bahwa Marc Marquez masih menjadi ancaman yang sangat nyata bagi Dovizioso dalam perebutan gelar dunia. Meski begitu, Domenicali melihat celah menguntungkan demi mengalahkan sang rider Repsol Honda.
"Saya yakin kami bisa mengalahkan Marc di lintasan, karena kami mampu melakukannya tiga seri yang lalu (Qatar) dan begitu sering di masa lalu. Saya sangat yakin Marc rider yang bertalenta luar biasa, tapi ia juga merasakan tekanan. Jadi, makin sering para rival 'mengganggu', maka ia akan melakukan kesalahan lebih banyak," ungkapnya.
Tanggapi Kritikan Rival
Dalam wawancara ini, Domenicali juga menanggapi kritikan para rival Ducati baik di MotoGP maupun WorldSBK. Di MotoGP, mereka sempat mendapatkan protes mengenai winglet swingarm di Qatar, sementara di WorldSBK, motor superbike Panigale V4R milik mereka dinilai terlalu mirip dengan motor MotoGP.
"Mengembangkan teknologi adalah alasan kami turun balapan. Saya tak melihat ada yang salah dengan itu. Soal komplain para rival, kami selalu menelan pil pahit. Semua ditujukan kepada ketiga rider kami, dan saya yakin ini bukan soal meminta klarifikasi regulasi, melainkan merusak kesempatan kami meraih poin," pungkas Domenicali.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:30
-
Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:22
-
Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:11
-
Arsenal Inginkan Endrick, Real Madrid: Maaf Gak Dulu!
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 17:00
-
Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 16:30
-
Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 16:00
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 13:32
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 13:30
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 13:28
-
Erling Haaland Kembali Jadi Mimpi Buruk Crystal Palace
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 12:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








