Ducati Muak Andrea Dovizioso Terus-terusan Diremehkan
Anindhya Danartikanya | 6 Mei 2020 10:45
Bola.net - Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi, mengaku jengkel Andrea Dovizioso terus-terusan diremehkan meski telah tiga kali beruntun merebut status runner up MotoGP di belakang Marc Marquez. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne, Selasa (5/5/2020).
Pernyataan ini diungkapkan Tardozzi ketika ditanya mengenai line up pebalap tim pabrikan Ducati pada 2021, mengingat Dovizioso dikabarkan bakal terdepak karena mereka tengah mengincar rider-rider muda. Tardozzi pun menyatakan pihaknya ingin mempertahankan Dovizioso.
"Andrea adalah pebalap yang kerap diremehkan, padahal ia anak emas. Ia diremehkan karena ia bukan rider yang suka 'nampang' di media sosial, padahal ia adalah rider yang ingin tampil baik dengan segala cara," ungkap Tardozzi yang juga eks pebalap WorldSBK ini.
Prestasi Dovizioso Bukan Sebuah Kebetulan

Tardozzi menyatakan bahwa, Dovizioso boleh jadi belum pernah mencicipi gelar dunia di MotoGP dan telah berusia 34 tahun, namun rider asal Italia itu diyakini Ducati punya kemampuan lebih besar ketimbang apa yang sudah ia tunjukkan selama tiga musim terakhir.
"Bukan sebuah kebetulan ia tiga kali jadi runner up di belakang pebalap seperti Marc Marquez. Jadi, siapa pun yang meremehkannya adalah orang-orang yang tak paham balap motor. Ia 'bernilai' lebih tinggi daripada apa yang sudah ia tunjukkan," ungkapnya.
Muak Dovizioso Dianggap Biasa Saja
Tardozzi bahkan mengaku sebal banyak pihak yang justru mengelu-elukan para rider yang hasil balapnya tak lebih baik daripada Dovizioso. Menurutnya, tindakan tersebut adalah bukti kurangnya penghargaan publik terhadap usaha, performa, dan prestasi Dovizioso di MotoGP.
"Mari berhenti memuji pebalap lainnya. Jika Andrea tiga kali jadi runner up, itu berarti ia punya keunggulan. Saya muak mendengar semua rider yang finis di belakangnya disebut 'fenomena', sementara ia dianggap biasa saja. Saya rasa kita harus menghargai apa yang sudah ia lakukan. Bagi saya, Andrea bukanlah kegagalan," tutupnya.
Video: Maverick Vinales Juarai MotoGP Virtual Race Jerez, Bekuk Alex Marquez
Baca Juga:
Petronas: Valentino Rossi Hanya Boleh Boyong 2-3 Kru
Petronas dan Yamaha Mulai Serius Diskusikan Valentino Rossi
Bantah Gosip Bela Honda, Pol Espargaro: Tapi Kami Mungkin Cocok
Lorenzo: Saya Bukan Teman Iannone, Tapi Ia Butuh Dukungan
Sirkuit Valentino Rossi 'Didatangi' Serigala Saat Hendak Dipakai Latihan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















