Ducati: Pebalap dan Tim Lebih Penting dari Motor
Editor Bolanet | 23 April 2015 10:15
- General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna menyatakan bahwa elemen manusia, yakni pebalap dan anggota tim adalah kunci utama kesuksesannya dalam merancang motor sensasional, Desmosedici GP15 di MotoGP musim ini.
Dall'Igna menyatakan, pebalap, tim dan motor berkesinambungan, namun tanpa sumber daya manusia yang mumpuni mesin hebat tak akan tercipta. Demi merancang motor yang kuat, maka tim membutuhkan banyak feedback dari pebalap berkualitas.
Semuanya berkaitan, pebalap, tim dan motor sangat penting untuk menentukan kesuksesan. Jika pebalap melaju cepat, maka ia akan menciptakan harmoni yang baik. Tapi ia butuh motor dan mesin yang baik untuk melakukannya, ujarnya kepada Speedweek.
Dall'Igna pun merupakan orang penting di balik perombakan struktur kerja departemen balap Ducati, yang tadinya tak harmonis di antara teknisi di markas dan di lintasan. Kini dengan adanya komunikasi yang lancar, Ducati mulai bangkit dari keterpurukan.
Demi mendapatkan motor yang kompetitif, maka pebalap butuh didukung oleh tim yang mumpuni pula. Motor memang penting, tapi lebih penting lagi elemen sumber daya manusianya, tutup mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini. [initial]
(sw/kny)
Dall'Igna menyatakan, pebalap, tim dan motor berkesinambungan, namun tanpa sumber daya manusia yang mumpuni mesin hebat tak akan tercipta. Demi merancang motor yang kuat, maka tim membutuhkan banyak feedback dari pebalap berkualitas.
Semuanya berkaitan, pebalap, tim dan motor sangat penting untuk menentukan kesuksesan. Jika pebalap melaju cepat, maka ia akan menciptakan harmoni yang baik. Tapi ia butuh motor dan mesin yang baik untuk melakukannya, ujarnya kepada Speedweek.
Dall'Igna pun merupakan orang penting di balik perombakan struktur kerja departemen balap Ducati, yang tadinya tak harmonis di antara teknisi di markas dan di lintasan. Kini dengan adanya komunikasi yang lancar, Ducati mulai bangkit dari keterpurukan.
Demi mendapatkan motor yang kompetitif, maka pebalap butuh didukung oleh tim yang mumpuni pula. Motor memang penting, tapi lebih penting lagi elemen sumber daya manusianya, tutup mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini. [initial]
Baca Juga:
Marquez: Saya dan Rossi Tak Bermaksud Jelek
Dovizioso: Jangan Remehkan Iannone!
Marquez: Saya Ucapkan Selamat untuk Rossi
Kalah dari Crutchlow, Iannone 'Marah Besar'
Honda Tetap Ragu Stoner Bisa Saingi Rossi Lagi
'Makin Tertekan, Marquez Makin Sering Buat Salah'
Maradona: Terima Kasih, Valentino Rossi!
Pekan Depan, Pedrosa Mulai Latihan Motor Lagi
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















