'Ducati Pilihan Paling Logis untuk Marc Marquez'
Anindhya Danartikanya | 9 Desember 2017 11:30
Bola.net - - Eks Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo yakin bakal sulit bagi tim lain untuk membujuk Marc Marquez meninggalkan pabrikan Sayap Tunggal, mengingat ia sukses merebut empat gelar dunia MotoGP hanya dalam lima tahun di atas motor RC213V. Hal ini Suppo sampaikan kepada La Gazzetta dello Sport.
Suppo bekerja untuk Honda sejak 2010, dan selama itu, ia sukses mengecap satu gelar lewat Casey Stoner dan empat lewat Marquez. Pria asal Italia ini pun sudah cukup berpengalaman menyaksikan berbagai keputusan penting yang diambil para rider soal masa depannya, dan yakin Marquez takkan dengan mudahnya tergiur membela tim selain Honda.
Marc sangat cocok dengan HRC, ia sangat suka timnya. Ia tahu, untuk jangka panjang, Honda selalu menjanjikan. Peluang Marc memperpanjang kontrak dengan HRC lebih besar ketimbang HRC kehilangannya. Jika awal musim berjalan baik, maka bakal sulit bagi pihak lain membujuknya meninggalkan Honda. Tapi apapun bisa terjadi usai dua tahun, ujarnya.
Suppo pun yakin Marquez takkan mengambil keputusan yang mirip dengan Valentino Rossi, yang meninggalkan Repsol Honda sebagai juara dunia MotoGP 2003, menuju Yamaha pada 2004. Meski begitu, Suppo yakin, bila Marquez ingin pindah, maka Ducati yang telah bangkit dari keterpurukan adalah pilihan paling logis, meski Marquez dikabarkan tengah didekati KTM.
Marc berbeda. Kecuali 2014, Marc selalu punya motor yang seimbang, sulit mencari motor yang lebih baik, seperti pada 2002 silam. Tapi jika ia harus ganti tim, saya rasa Ducati dan KTM bagus. Tapi yang paling menjanjikan, tak diragukan lagi: Ducati bakal jadi pilihan yang paling logis, ungkap Suppo.
Seperti Marquez dan kebanyakan rider lainnya, kontrak para rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo akan habis pada akhir tahun 2018, begitu pula kontrak Pol Espargaro dan Bradley Smith bersama Red Bull KTM Factory Racing. Jadi, tim mana yang bakal dipilih Marquez untuk MotoGP 2019?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








