Ducati Punya 'Trio Bos' di MotoGP, Apa Sih Perbedaan Tugas Mereka?
Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2022 16:40
Bola.net - Ducati Corse, atau departemen balap Ducati, diketahui memiliki 'trio bos' di MotoGP, yang selalu pergi bareng ke mana-mana, yakni Gigi Dall'Igna, Paolo Ciabatti, dan Davide Tardozzi. Banyak penggemar MotoGP pun dibikin bingung oleh perbedaan tugas-tugas mereka saat pekan balap berlangsung.
Ducati sudah berlaga di MotoGP sejak 2003, meraih begitu banyak kemenangan lewat berbagai pembalap berbeda, namun baru meraih satu gelar dunia lewat Casey Stoner pada 2007. Segala cara telah dilakukan demi mengulang prestasi itu, dari merombak susunan pembalap, sampai merombak manajemen.
Setelah diakuisisi oleh Audi, Ducati menunjuk Claudio Domenicali sebagai CEO-nya pada 2013. Pada saat yang sama, Paolo Ciabatti pun bergabung sebagai Sporting Director Ducati Corse. Pada akhir tahun, Gigi Dall'Igna digaet sebagai General Manager, menggantikan posisi Benhard Gobmeier.
Pada 2014, Davide Tardozzi pun digaet untuk jadi manajer tim pabrikan Ducati di MotoGP. Sejak 'trio bos' ini ditandemkan, Ducati bangkit dan kini jadi momok menakutkan. Nah, apa sih perbedaan tugas mereka? Berikut yang dijelaskan oleh Tardozzi di podcast resmi MotoGP, 'Last on The Brakes' pada September 2021.
Gigi Dall'Igna - General Manager Ducati Corse

"Gigi adalah bos kami. Dialah General Manager kami. Namun, pada akhirnya ia merupakan seorang teknisi. Seorang insinyur. Jadi, ia lebih fokus pada hal-hal mekanis dan pengembangan motor. Jadi, Gigi lebih mengurus kebutuhan para insinyur dan hal-hal teknis di lintasan. Gigi memang orang yang punya kuasa dalam mengizinkan kami melakukan ini dan itu, namun peran utamanya adalah sebagai Direktur Teknis."
Paolo Ciabatti - Sporting Director Ducati Corse
"Paolo merupakan sporting director, jadi ia lebih fokus kepada hal-hal yang terkait kontrak, komunikasi, dan pemasaran. Jadi, soal sponsor, kontrak, dan hal-hal yang terkait hubungan dengan pembalap, dialah yang mengurusnya. Pokoknya, Paolo merupakan orang yang mengatur keuangan kami."
Davide Tardozzi - Manajer Ducati Lenovo Team

"Saya sendiri mengurus apa pun yang dibutuhkan tim, termasuk mekanik. Misalnya saat kami bepergian. Apa pun yang dibutuhkan tim, sayalah yang mengurusnya. Saya adalah orang yang memimpin di garasi kami. Tapi pada akhirnya, kami bertiga selalu diskusi bareng. Gigi memang bosnya, tapi kami selalu bicara bersama."
Tambahan: Claudio Domenicali - CEO Ducati Motor Holding
Claudio Domenicali sebagai CEO Ducati Motor Holding membawahi segala sektor di Ducati, baik produksi massal maupun departemen balap mereka. Di bawah kepemimpinannya, Ducati diharapkan menjadi pabrikan dengan penjualan motor tertinggi sekaligus meraih hasil baik di berbagai kejuaraan balap motor.
Sumber: Podcast Last on The Brakes
Baca Juga:
Kagumi Jack Miller-Remy Gardner, Casey Stoner: Masa Kelam Mereka Sudah Lewat
Lepas Jorge Martin ke Ducati, KTM: Kami Ini Kurang Baik Apa?
Jorge Martin Nyaris Batal Jadi Pembalap Usai Orang Tua Kehilangan Pekerjaan
Ketar-Ketir, Aprilia: Masa Depan Maverick Vinales Bergantung pada Kami
Enea Bastianini Nyaris ke Aprilia, Bidik Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
LATEST UPDATE
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
News 20 September 2026, 05:21
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

