Ducati: Lawan Sekaligus Kawan, Bagnaia-Miller Takkan Ditukar dengan Siapa pun
Anindhya Danartikanya | 8 Oktober 2021 11:26
Bola.net - Francesco Bagnaia mengaku yakin bahwa Ducati Lenovo Team merupakan tim yang punya atmosfer paling positif di MotoGP 2021. Hal ini ia sampaikan kepada La Gazzetta dello Sport dalam gelaran Festival dello Sport di Italia, Kamis (7/10/2021). Hal tersebut juga disepakati oleh sang tandem, Jack Miller.
Bagnaia dan Miller saling kenal sejak masih anak-anak, saat keduanya berjumpa di kejuaraan Spanyol pada 2011. Mereka juga pernah naik podium bareng di CEV Buckler 125 usai finis pertama dan kedua di Albacete. Tak disangka-sangka, mereka justru bertandem di MotoGP sejak 2019, bahkan kini di tim utama Ducati.
Saking kerasnya pertarungan di MotoGP, dua rider yang bernaung di tim yang sama biasanya sulit akur. Namun, hal ini tak terjadi pada Bagnaia dan Miller. Keduanya selalu punya hubungan baik dan saling dukung. Meski Bagnaia lebih muda dua tahun, Miller mengaku rider Italia itu memberinya beberapa pelajaran berharga.
Rasa Hormat yang Tinggi Jadi Kunci

"Pecco membuat saya paham bahwa harus ada rasa hormat yang setara di antara kedua rider. Balapan adalah 'permainan' di mana Anda harus memburu kemenangan, namun Anda juga harus berkompromi dengan para rival seperti Anda ingin diperlakukan oleh mereka," ungkap rider Australia berusia 26 tahun itu.
Bagnaia juga mengonfirmasi ada rasa hormat yang tinggi antara ia dan Miller, terutama musim ini. Kini sama-sama membela tim pabrikan Ducati, mereka sadar ekspektasi juga meninggi. Alhasil, keduanya kerap mendiskusikan strategi balap agar keduanya sama-sama meraih hasil baik.
Atas alasan inilah Bagnaia yakin Ducati punya atmosfer paling baik di antara semua tim MotoGP. "Kami selalu saling menghampiri dan bertemu satu sama lain. Kami kerap membicarakan strategi di garasi. Secara umum, atmosfer di Ducati adalah yang paling tenang di MotoGP. Kami adalah yang terbaik di area ini," ujarnya.
Bagnaia-Miller Sama-Sama Hebat
Dalam acara yang sama, Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, juga hadir. Ia pun ditanya siapa yang lebih unggul di antara Bagnaia dan Miller. Pria asal Italia ini menolak menjawab, dan lebih memilih memberikan pujian setara untuk kedua pembalapnya tersebut.
"Keduanya merupakan pembalap yang mampu melakukan hal-hal menakjubkan. Mereka berdua sama-sama tahu caranya memaksimalkan potensi motor. Mereka berdua adalah dua pembalap yang takkan saya tukar dengan apa pun di dunia ini," pungkas Ciabatti.
Meski sukses meraih tiga podium dan dua kemenangan, serta mendapatkan perpanjangan kontrak untuk 2022, Miller belakangan dikabarkan terancam terdepak dari tim pabrikan Ducati pada 2023 mendatang, terutama usai debutan Pramac Racing, Jorge Martin, menggebrak musim ini.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
Pantang Mundur, Pecco Bagnaia: Perebutan Gelar MotoGP 2021 Masih Terbuka
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Turki 2021 di Vidio, 8-10 Oktober
MotoGP 2021 Belum Usai, Danilo Petrucci Sudah Mulai Sibuk Latihan Reli
'Sejak Valentino Rossi-Marc Marquez Berselisih, MotoGP Jadi Beracun'
MotoGP 2022 Gelar 21 Balapan, Mandalika Dijadwalkan Maret
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















