Ducati: Soal Larangan Winglet, Rival Hanya Cari-Cari Alasan
Editor Bolanet | 16 Juli 2016 13:00
Winglet mulai kembali populer di MotoGP sejak Ducati menggunakannya di uji coba pramusim 2015, sementara empat pabrikan lainnya mengikuti beberapa waktu kemudian. Meski begitu, banyak pihak menyatakan bahwa winglet ini membahayakan keselamatan pebalap saat menikung dan menimbulkan turbulensi di lintasan lurus.
Akibat banyaknya keluhan soal tingkat keselamatan, Grand Prix Commission pun akhirnya memutuskan untuk menghapus izin penggunaan winglet di kelas MotoGP terhitung mulai tahun depan, yang dinilai tak adil dan tak sportif oleh Dall'Igna.
Mulai tahun depan, kami takkan bisa lagi menggunakan winglet. Pertama-tama para rival meniru kami, lalu ngotot ingin mengubah regulasi. Melihat Ducati jauh lebih unggul di sektor aerodinamika, firasat saya mengatakan bahwa mereka ingin 'menghukum' kami dengan alasan safety yang aneh ini, ujarnya.
Mantan direktur teknis Aprilia Racing ini juga yakin winglet justru membuat motor lebih aman, karena winglet membuat ban depan tetap menempel pada lintasan terutama ketika keluar dari tikungan. Menurutnya para rival hanya mencari-cari alasan agar Ducati tak unggul di sektor ini.
Winglet membuat motor lebih aman, bukan sebaliknya, karena membuat ban depan tetap menempel pada lintasan. Toh belum ada insiden yang membuat pebalap cedera. Safety telah digunakan sebagai alasan oleh pihak-pihak yang tak menyukai kami. Toh saya yakin tahun depan kami akan tetap kompetitif, dengan atau tanpa winglet, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


