Ducati Tak Cemaskan Hasil Uji Coba, Ogah Remehkan Honda
Anindhya Danartikanya | 27 Februari 2020 12:45
Bola.net - Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi, mengaku pihaknya sama sekali tak cemas pada performa Desmosedici GP20 meski para ridernya, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, hanya duduk di posisi 10 dan 16 dalam daftar kombinasi catatan waktu uji coba MotoGP Losail, Qatar, 22-24 Februari.
Sejak uji coba Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari lalu, Dovizioso dan Petrucci memang tak tampil mencolok, dengan dalih bahwa ban belakang terbaru Michelin lebih membantu karakter mesin-mesin inline-4 seperti milik Yamaha dan Suzuki, ketimbang mesin V4 seperti milik Ducati dan Honda.
Meski begitu, Tardozzi meyakinkan ritme balap kedua ridernya cukup baik untuk menyambut balapan pertama pada 6-8 Maret nanti. "Meski posisi kami tak menjanjikan, yakni hal yang tak kami pedulikan, situasi kami tak buruk, karena kami tertarik pada ritme balap," ujarnya via Sky Sport.
Kesulitan dengan Ban Baru Michelin
Di lain sisi, Tardozzi tak memungkiri bahwa hal terpenting yang harus diperhatikan oleh timnya adalah kesulitan yang mereka hadapi dengan ban baru Michelin. "Di Malaysia, kami juga mengalami kesulitan akibat ban belakang baru yang dibawa Michelin, yang sejatinya punya karakter yang baik namun motor kami harus beradaptasi," tuturnya.
"Kini, ban itu membantu mesin-mesin inline-4, yakni Yamaha dan Suzuki. Tapi saya rasa kami sudah mengejar cukup baik di sini. Masih ada yang kurang, tapi saya rasa kami bisa mengatasinya," ungkap eks pebalap WorldSBK ini.
Komentari Honda dan Marc Marquez
Tardozzi juga mengomentari Honda dan Marc Marquez, yakni rival utama Ducati selama tiga musim terakhir, yang tampak kesulitan selama uji coba di Qatar. Rumitnya masalah Honda ini terbukti lewat keputusan Marquez yang mendadak memakai perangkat aerodinamika versi 2019 pada motor RC213V 2020 miliknya.
"Entah apakah Honda tengah mengalami krisis, tapi saya tak pernah lihat Marc mengalami krisis. Keuntungan terbesar Honda adalah memiliki Marc. Mungkin mereka punya beberapa masalah karena Marc tak beradaptasi dengan motor baru mereka," ungkapnya.
"Mungkin Marc juga masih mengalami masalah pada bahunya. Tapi Marc adalah juara hebat, itu sudah terbukti, dan saya rasa saat balapan nanti, ia akan jadi salah satu favorit," pungkas Tardozzi.
Baca Juga:
- Fabio Quartararo: Motor Yamaha 2020 Tak Semudah Tahun Lalu
- Wabah Virus Corona Ancam Gelaran MotoGP Qatar 2020
- Hasil Hari Keempat Uji Coba Pramusim F1 Spanyol: Kubica Memimpin
- Jadi Test Rider dan Komentator, Jorge Lorenzo Belum Mau Bicara Wildcard
- MotoGP 2020 Ketat Bagai Moto2, Rossi Akui Belum Cepat untuk Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











