'Ducati Takkan Puas Sampai Menang Lagi'
Editor Bolanet | 14 Juli 2016 15:00
Musim ini, baik Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone sukses mengacak-acak persaingan papan atas, dan kerap berpeluang meraih podium bahkan kemenangan. Sayang, keduanya juga kerap ditimpa nasib buruk hingga membuat Ducati tak kunjung meraih kemenangan perdana sejak MotoGP Australia 2010 melalui Casey Stoner.
Kemenangan adalah target yang sangat memungkinkan, tapi memang sulit diraih. Kompetitor kami benar-benar kuat, tapi kami juga tak lemah. Kami harus bekerja keras. Kami tak akan puas sampai kami menang. Bagi orang-orang di Borgo Panigale, target jangka pendek adalah kembali menang, sementara target jangka panjang adalah gelar dunia, ujar Dall'Igna.
Dovizioso pun melontarkan komentar senada. Menurutnya Desmosedici GP sudah mampu membawanya bersaing ketat dengan para pebalap Yamaha dan Honda, namun masih terkendala performa yang tak konsisten.
Kami mendapat beberapa bad luck, dan beberapa hal kecil yang sejatinya membawa dampak besar. Level kami sudah cukup tinggi untuk berada di papan atas, tapi segalanya harus sempurna. Dalam 3,5 tahun, motor kami sudah jauh lebih baik. Jadi 2,5 tahun mendatang akan sangat penting, pungkas Dovizioso. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















