Fabio Quartararo Akui Pengalaman Minim Bikin Tak Siap Pimpin MotoGP
Anindhya Danartikanya | 14 Desember 2020 17:07
Bola.net - Meski meraih tiga kemenangan, performanya yang naik-turun di MotoGP 2020 diakui Fabio Quartararo sebagai bukti dirinya memang masih minim pengalaman. Hal ini membuatnya 'syok' saat harus memimpin klasemen pada sembilan seri perdana, dan kemudian terjun bebas di sisa musim.
Dengan absennya Marc Marquez akibat cedera lengan yang parah, Quartararo jadi salah satu kandidat juara dunia. Sayang, usai finis ke-18 di Aragon, performanya terus menurun dan puncak klasemen diambil alih Joan Mir. Ia sendiri harus legawa mengakhiri musim di peringkat 8.
Kepada Paddock GP, Minggu (13/12/2020), Quartararo pun yakin, selain Yamaha memang mengalami berbagai masalah teknis, ia juga memiliki mentalitas yang tak tepat dalam berebut gelar dunia. Melihat ini, ia pun bertekad memperbaiki segalanya menjelang 2021.
Belum Pernah Jadi Kandidat Juara Dunia
"Ada masalah dengan mentalitas saya. Saya tak siap berada di sana. Saya masih minim pengalaman. Seharusnya saya bisa meraih hasil lebih baik. Jika melihat ke belakang, saat saya menonton ulang semua balapan, saya banyak belajar dari musim ini," ungkap El Diablo.
"Ada banyak momen perdana bagi saya pada musim kedua ini. Ini pertama kalinya saya memimpin klasemen, dan hal ini tak pernah saya alami di Moto3 dan Moto2. Saya pun harus benar-benar mengendalikan kesuksesan saya di MotoGP," lanjut rider Prancis berusia 21 tahun ini.
Quartararo pun menyatakan bahwa momen-momen buruk ini pun akan jadi pelajaran berharga baginya ketika benar-benar membela tim pabrikan Yamaha, yakni Monster Energy Yamaha. Apalagi, di tim itu ia diharapkan menjadi rider utama dalam pengembangan YZR-M1 dan kembali memperebutkan gelar.
Banyak Belajar dalam Momen Berat
"Dalam momen berat, Anda belajar lebih banyak daripada saat mengalami momen baik. Usai Le Mans, sampai akhir musim, saya mengalami banyak momen sulit. Ada kalanya saya tak paham apa yang terjadi pada motor kami. Ada kalanya saya mengajukan pertanyaan yang tak seharusnya saya tanyakan pada diri saya sendiri," ujarnya.
"Tiga hari usai Portimao, saya merasa tak puas atas jalannya musim ini. Tapi saya menggali banyak pengalaman tahun ini, yang saya yakin bisa membantu untuk musim depan. Saya tahu apa yang harus saya perbaiki. Saya pun menatap 2021 dengan segala hal yang saya pelajari musim ini," pungkas Quartararo.
Musim 2020 yang berat juga membuat Quartararo memutuskan untuk lebih intensif bekerja dengan psikolog untuk memperkuat kesehatan mentalnya, yakni metode yang kini kian populer di kalangan atlet dunia, khususnya para pembalap MotoGP.
Sumber: Paddock GP
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Alex Marquez: Suasana LCR Honda Lebih Tenang daripada Repsol Honda
- Pengalaman Masih Minim, Alex Marquez Tak Siap Berebut Gelar MotoGP 2021
- Ducati: Motivasi Tak Tepat, Jorge Lorenzo Lamban Jika Balik Balapan
- Tak Sekaya Honda, Alasan Ducati Gagal Gaet Marc Marquez
- Andrea Dovizioso dan Ducati Sudah Niat Pisah Sejak MotoGP 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










