Fabio Quartararo: Finis Kedua di Mugello? Ini Justru Balapan Terbaik Dalam Karier Saya!
Anindhya Danartikanya | 30 Mei 2022 13:57
Bola.net - Fabio Quartararo memang tak menang dalam MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada Minggu (25/5/2022), dan finis kedua. Meski begitu, rider Monster Energy Yamaha tersebut justru menyebutnya sebagai balapan terbaik dalam kariernya. Pasalnya, ia bisa bertarung sengit dengan para pembalap Ducati yang lebih dijagokan.
Dalam pekan balap di Mugello, Ducati menurunkan sembilan rider, termasuk test rider Michele Pirro yang menjalani wildcard. Trek lurus yang panjang pun membuat mereka sangat diunggulkan berkat tenaga mesin yang sangat besar. Apalagi, para rider mereka terbukti unggul dalam sesi latihan dan kualifikasi.
Quartararo pun seolah tenggelam dari pembicaraan kans podium di Mugello, mengingat ia kesulitan sepanjang akhir pekan. Kepada MotoGP.com usai balap, ia pun mengakui bahwa dirinya tak nyaman berkendara di atas YZR-M1 akibat fairing baru. Setelah memutuskan kembali pakai fairing lama, barulah ia mulai nyaman secara bertahap.
Sempat Terganggu Fairing Baru

Dalam balapan, El Diablo start keenam dan mampu naik dua posisi di Tikungan 1. Ia segera menyerang Marco Bezzecchi, Fabio di Giannantonio, dan Luca Marini, serta menempel Pecco Bagnaia sampai akhir. "Sepanjang akhir pekan saya tak nyaman dengan motor kami karena punya fairing baru yang mengganggu," kisahnya.
"Selain itu, kami hanya menemukan perbedaan kecil pada fairing ini, jadi kami putuskan pakai motor standar kami. Kami kehilangan sedikit top speed, namun ketika dapat slipstream, situasinya tak terlalu buruk. Jadi, saya super senang bisa finis di posisi ini dan bertarung habis-habisan demi menyalip para rider Ducati," lanjut Quartararo.
Meski belum menang lagi sejak balapan di Portimao, Quartararo merasa santai. Ia justru merasa puas dan bangga atas performanya di Mugello kali ini. Ia menyebut balapan ini sebagai balapan terbaik dalam kariernya, karena mampu start dengan baik, mempertahankan posisi, dan bersaing sengit dengan para rider Ducati.
Start Terbaik, Tak Punya Beban, Bisa Salip Ducati

"Jujur saja, pada dasarnya ini balapan terbaik dalam karier saya. Sebelum balapan, saya merasa buruk sepanjang akhir pekan. Saya menjalani start yang menakjubkan, yang terbaik, dan saya mampu menyalip meski ban depan dan belakang selip," ungkap pembalap berusia 23 tahun ini kepada The Race.
"Ketika Ducati menyalip di trek lurus, saya mampu menyalip balik. Saya rasa ini balapan terbaik. Sebelum balapan, saya berkata, 'Oke, aku tak punya beban' karena saya tahu ritme saya tidak terlalu baik. Tapi jujur saja, saya berkendara dengan performa terbaik saya hari ini." tutupnya.
Berkat hasil ini, Quartararo masih ada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 122. Namun, ia berhasil memperlebar margin dari rider Aprilia Racing, Aleix Espargaro, dengan 8 poin. Ia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Catalunya, Spanyol, pada 3-5 Juni mendatang.
Sumber: MotoGP, The Race
Baca Juga:
Ingin Hidup Normal Lagi, Marc Marquez: Operasi Keempat Takkan Otomatis Bikin Menang
Marc Marquez Beber Alasan Tetap Balapan di Mugello Meski Bakal Operasi Lagi
Marc Marquez Soal Operasi Keempat: Kalau Mental Saya Loyo, Pasti Saya Sudah Nyerah
Marc Marquez: Operasi Keempat di Lengan Rasanya Bagai Mimpi Buruk
Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Monako
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







