Fabio Quartararo: Jadi Pebalap MotoGP Itu Bukan Pekerjaan!
Anindhya Danartikanya | 16 Oktober 2019 13:10
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, sukses menggebrak arena MotoGP dengan performanya yang kompetitif musim ini. Padahal, motor YZR-M1 miliknya punya spek yang lebih rendah daripada kebanyakan pebalap yang ada di grid.
Hanya mesin dan sasis bagian teranyar dari M1 milik El Diablo, sementara suspensi dan perangkat aerodinamika berasal dari versi 2018. Ia juga hanya punya jatah 5 mesin, dibanding rider Yamaha lain yang punya 7. Mesin ini juga punya 500 rpm lebih rendah.
"Saya merasa bisa mengendalikan motor, meski ada kalanya saya harus berkendara mencapai kimit, dan saya tak tahu apa saya bakal jatuh. Tapi dalam balapan saya sering merasakan limit dan saya mampu bertahan serta tak jatuh," ujarnya via Motorsport.com.
Jika Lamban, Motor Bukan Alasan
Uniknya, dengan M1 ala kadarnya, Quartararo konsisten bertarung di papan atas, dan sejauh ini mengoleksi 5 podium dan 4 pole. Meski baru menjalani musim debut. Ia langsung digadang-gadang bakal membela tim pabrikan Yamaha pada 2021 mendatang.
"Saya tak bisa menjadikan motor sebagai alasan jika saya lebih lamban dari rider Yamaha lainnya. Bagi saya turun di MotoGP adalah impian, sebuah imbalan, dan inilah alasan saya selalu mengerahkan 100% tiap kali turun lintasan," ungkapnya.
Waktu Bersenang-senang
Rider Prancis berusia 20 tahun ini juga mengaku dirinya sama sekali tak punya hal untuk dikeluhkan meski motornya bukanlah spek pabrikan seperti milik Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Franco Morbidelli.
"Saya tak punya keluhan. Tak sekalipun saya merasa mengendarai motor sebagai pekerjaan. Bagi saya, berkendara adalah waktu bersenang-senang," pungkas Quartararo.
Menjelang MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi akhir pekan nanti, Quartararo tengah duduk di peringkat 7 pada klasemen pebalap dengan 143 poin, hanya tertinggal 2 poin dari Rossi.
Sumber: Motorsport.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

