Fabio Quartararo Minta Bantuan Psikolog demi Gemilang di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 11 Maret 2020 09:33
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku dirinya meminta bantuan dari psikolog untuk memperkuat mentalitasnya agar tampil garang di MotoGP. Kepada GQ Italia, ia mengaku langkah ini ia ambil setelah mengalami kekecewaan besari di Seri Qatar pada 2019.
Kala itu, dengan motor YZR-M1 ala kadarnya, Quartararo menggebrak dengan start dari posisi 5 pada balapan pertamanya. Sayangnya, usai menjalani lap pemanasan, ia melakukan kesalahan yang membuat mesin motornya mati begitu saja.
"Tanpa adrenalin, saya bisa mati. Itu adalah bahan bakar natural saya. Tapi jika adrenalin terlalu berpacu, saraf-saraf bisa 'meloncat' dan risikonya semua jadi berantakan," ungkap El Diablo seperti yang dikutip oleh situs resmi MotoGP pada Selasa (10/3/2020).
Kekecewaan Tak Terduga
Akibat mesinnya yang mati itu, Quartararo harus start dari pitlane, dan akhirnya finis di posisi 16, yang berarti ia gagal membawa pulang poin. Rider yang akan berusia 21 tahun pada 20 April mendatang ini pun sangat kecewa.
"Dari bahagia, saya jadi sangat kecewa. Saya ada di sana, siap bertarung dengan para juara, dan saya malah bahkan tak meraih setengah poin pun. Itu adalah kekecewaan yang tak terduga dan membuat saya terpuruk," ujar juara FIM CEV Moto3 2013 dan 2014 ini.
Beranikan Diri Minta Bantuan
Meski begitu, Quartararo juga sadar dirinya tak boleh berlarut-larut dalam kekecewaan, dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting bagi kariernya. Ia pun yakin dirinya harus lebih tenang, dan untuk memastikannya, ia bekerja sama dengan psikolog.
"Momen itu sungguh buruk, tapi membantu saya memahami bahwa saya harus mengubah hal negatif jadi energi positif. Saya pun menemukan keberanian untuk minta bantuan psikolog. Saya sangat terpuruk, tapi bangkit berkat analisa diri. Sejak itu manfaatnya di trek tampak secara instan," tutupnya.
Pada akhir 2019, Quartararo meraih 7 podium, 6 pole, gelar debutan dan rider independen terbaik, serta duduk di peringkat 5 pada klasemen. Musim ini, ia akan mendapat YZR-M1 spek pabrikan terbaru, dan akan menggantikan Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha pada 2021.
Baca Juga:
- Hasil Hari Pertama Uji Coba MotoE Jerez: Eric Granado Memimpin
- Austin Resmi Ditunda, Jadwal MotoGP 2020 Direvisi Lagi
- MotoGP Austin Resmi Ditunda Sampai November, Pengaruhi Valencia
- Tinggalkan VR46, Kini Baldassari Latihan Bareng Dovizioso-Petrucci
- Pecco Bagnaia Buka Penggalangan Dana demi Lawan Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20













