Fabio Quartararo Rela Potong Gaji demi Punya Motor Pabrikan di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 22 Februari 2021 10:25
Bola.net - Pembalap anyar Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku mendapatkan pemotongan gaji di MotoGP 2021, usai meminta Yamaha menyediakan motor YZR-M1 spek pabrikan untuknya pada musim lalu. Hal ini ia sampaikan kepada Moto Revue, seperti yang dikutip Corsedimoto pada Minggu (21/2/2021).
Pada 2019, yakni musim debutnya di MotoGP, Quartararo diketahui mendapatkan M1 'Spek A', bukan motor spek pabrikan seperti milik Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Franco Morbidelli. Dengan motor ala kadarnya, ia sukses meraih enam pole, tujuh podium, dan berduel sengit dengan Marc Marquez di Misano dan Thailand.
Usai melihat Vinales melaju sangat cepat di Seri Valencia, Quartararo pun meminta Yamaha menyediakan M1 spek pabrikan untuknya pada 2020 di Petronas Yamaha SRT. Negosiasi sempat alot, namun Yamaha akhirnya setuju, dengan syarat El Diablo mau menerima pemotongan gaji saat membela Monster Energy Yamaha pada 2021.
Bisa Menangi 3 Balapan

Quartararo pun mengiyakan syarat yang diajukan Yamaha tersebut, meski sempat merasa kecewa. Namun, ia segera melupakan kekecewaan tersebut usai sukses merebut tiga kemenangan besar dengan cara dominan sepanjang 2020, yakni di Seri Spanyol, Andalusia, dan Catalunya.
"Minta motor pabrikan adalah keputusan yang saya ambil bersama Eric Mahe (manajer pribadi). Saat melihat catatan waktu Maverick di Valencia pada 2019, kami bilang bahwa kami harus punya motor tim pabrikan, bahkan jika saya harus dapat pemotongan gaji pada 2021," kisahnya.
"Mungkin kini saya agak menyesalinya, namun dalam kehidupan ada pertaruhan yang bisa kita menangkan, namun ada juga yang tak bisa. Toh kami sukses meraih tiga kemenangan tahun lalu, jadi kami bisa berpuas diri," lanjut pembalap Prancis berusia 21 tahun ini.
Mentalitas Sempat Terganggu, Kini Fokus Latihan
Sayang, Quartararo gagal juara pada 2020 meski sempat memimpin klasemen selama sembilan seri pertama. Ia pun tak malu mengakui bahwa mentalitasnya terganggu usai sulit kompetitif di Austria. Kini, ia intensif bekerja dengan psikolog olahraga demi memperbaiki kondisi psikisnya.
"Usai memenangkan dua balapan di Jerez, saya tak bisa menerima kenyataan tak bisa kompetitif di Austria. Saya bilang pada diri sendiri bahwa saya tak lagi punya motor pemenang dan ini memengaruhi mental saya hingga saya sedikit 'tersesat'," ungkapnya.
Menjelang dimulainya musim 2021, kini ia juga mulai kembali latihan motocross dan flat track di Catalunya bersama rider-rider lain. "Catalunya wilayah yang sangat baik untuk latihan. Ada banyak sirkuit, tiap trek juga punya keunikan. Sebelum musim dimulai, latihan di sana sungguh menyenangkan," tutupnya.
Sumber: Moto Revue, Corsedimoto
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
Usai Selisih Paham dengan Valentino Rossi, dr. Claudio Costa Jengkel pada Marc Marquez
Jengkel, Alex Marquez Sebut Marc Marquez Kerap Kelewatan Saat Beri Nasihat
Bidik Podium di MotoGP Qatar, Takaaki Nakagami Tekad Ikut Berebut Gelar Dunia
Alex Marquez: LCR Honda Tim yang Tepat Bagi Saya untuk Berkembang
LCR Honda Pede Alex Marquez Bisa Rebut Kemenangan di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














