Fabio Quartararo: Saya Gagal Juarai MotoGP 2020 Karena Kurang Pengalaman
Anindhya Danartikanya | 24 Agustus 2021 10:43
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, kini sudah legawa melihat kegagalannya menjuarai MotoGP 2020 bersama Petronas Yamaha SRT. Kepada Diario AS, Sabtu (14/8/2021), ia menyatakan bahwa kegagalannya kala itu diakibatkan oleh banyak hal, di antaranya masalah teknis, tekanan publik, dan kurangnya pengalaman.
Quartararo memang mengawali musim 2020 sebagai kandidat juara dunia, terutama usai merebut tujuh podium dan enam pole pada musim perdananya di kelas para raja, apalagi ia juga sukses mengakhiri musim di peringkat 5. Ia pun menjalani musim 2020 dengan tiga kemenangan dan memimpin klasemen selama sembilan seri perdana.
Sayangnya, performanya sangat angin-anginan dan tak konsisten, terutama pada paruh kedua musim, di mana motor YZR-M1 versi 2020 mengalami banyak kendala teknis. Mengingat itu adalah musim keduanya di MotoGP, Quartararo belum paham betul caranya menghadapi masalah tersebut hingga ia jadi sering uring-uringan.
Sering Utak-Atik Motor 2020 Akibat Kendala Teknis

"Saya merasa kini menjadi pembalap yang lebih lengkap ketimbang tahun lalu. Pertama, karena saya punya motor yang lebih kompetitif dan lebih konstan, hingga ini juga bisa membantu saya meraih hasil yang lebih konsisten. Tahun lalu, kami mengalami begitu banyak masalah teknis," ungkap pembalap asal Prancis ini.
"Selain itu, kurangnya pengalaman juga sangat terlihat, terutama usai 2019, saat saya tampil sangat baik, meraih tujuh podium dan enam pole. Pada 2019, kami tak utak-atik motor sama sekali, tapi pada 2020 justru sebaliknya. Saya sangat tak konsisten dan sangat gugup, karena saya memimpin klasemen selama 10 seri," lanjutnya.
Tekanan dari pihak luar juga terus menghujaninya. Ia dianggap tak layak jadi juara dunia akibat performanya yang tak konsisten. Banyak yang memprediksi ia akan gagal juara, dan komentar-komentar itu memengaruhi mentalitasnya. Namun, kini Quartararo sudah bekerja dengan psikolog untuk menjaga dirinya tetap tenang.
Lebih Fokus Raih Hasil Sebaik Mungkin di Tiap Balapan
"Tak hanya dapat tekanan, saya juga stres. Orang-orang bilang saya akan kehilangan puncak klasemen dan ini bikin saya makin stres. Tapi kini saya telah belajar mengendalikannya, karena kini saya menghadapi balapan seolah itu balapan pertama musim ini, yakni untuk menang dan meraih hasil terbaik," ungkapnya.
Quartararo menyatakan bahwa meski kini dirinya telah mendapatkan motor YZR-M1 yang lebih nyaman dikendarai, ia tak mau terlalu fokus pada perebutan gelar dunia, lebih memilih menjalani balapan demi balapan dan meraih hasil sebaik mungkin di tiap sesi. Kini, ia bahkan sudah unggul 47 poin dari para rival terdekatnya.
"Kini saya tak turun lintasan dengan pikiran bahwa saya harus finis di depan pembalap ini dan itu. Saya tak lagi melakukannya, dan kini lebih fokus meraih hasil sebaik mungkin. Kini semuanya berjalan lebih alami dan ini sangat membantu saya dalam memperebutkan gelar dunia," pungkasnya.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
Petronas Yamaha SRT Ingin Beri Jake Dixon Kans Unik di MotoGP Inggris
Fabio Quartararo Buka-bukaan Soal Kesehatan Mental, Faktor Penting di MotoGP 2021
Rasakan Sendiri Manuver Agresif Marc Marquez, Jorge Martin Justru Girang
Dorna: Valentino Rossi Tak Tergantikan, MotoGP Takkan 'Maksa' Cari Ikon Baru
Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Belgia 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










