Fanclub Rossi Kecewa Soal Teriakan Penonton ke Marquez
Anindhya Danartikanya | 14 September 2017 12:15
Bola.net - - Presiden fanclub Valentino Rossi, Flavio Fratesi akhirnya angkat bicara soal perlakuan penonton yang sebagian besar merupakan penggemar The Doctor kepada Marc Marquez di MotoGP San Marino yang digelar di Sirkuit Misano akhir pekan lalu. Kepada Marca, Fratesi pun curhat soal keresahannya menghadapi situasi tersebut.
Para penggemar Rossi tetap memenuhi tribun-tribun Misano, terutama di Tikungan 1, 2 dan 3, meski rider Movistar Yamaha MotoGP tersebut absen karena cedera kaki. Mereka pun kedapatan bersorak gembira ketika Marquez terjatuh di sesi pemanasan yang diguyur hujan, serta meneriaki rider Repsol Honda itu ketika di atas podium merayakan kemenangan.
Ada 20.000 orang di tribun. Seperti sepakbola, pasti ada orang-orang yang tidak sportif. Memang penting mengatur mereka, tapi kami tak bisa mengendalikan semuanya. Mustahil. Tapi kami selalu berkata bahwa kami harus sportif kepada semua orang. Kami tak pernah meneriaki mereka, karena semua pembalap itu penting, ujar Fratesi.
Menurut pria Italia ini, para penggemar seharusnya menghormati semua rival Rossi. Ini hal yang tidak benar dilakukan, dan di Spanyol, saya juga bertepuk tangan untuk Marc, saya tak pernah meneriakinya, karena semua orang menjalani balapan mereka sendiri, baik yang terdepan maupun yang paling buncit, lanjutnya.
Fratesi bahkan meyakini bahwa penonton dengan mentalitas seperti ini tak layak disebut sebagai penggemar balap motor. Ini bukan soal mereka tak pantas menjadi anggota fanclub, justru mereka tak pantas jadi penggemar balap motor. Olahraga ini penting, semua rider harus dihormati, ungkapnya.
Uniknya, Fratesi juga mengaku pihaknya punya hubungan baik dengan fanclub Marquez, yang dipresideni oleh paman rider berusia 24 tahun tersebut, Ramon Marquez. Kami punya hubungan yang baik. Saya telah bicara dengan Ramon, dan bagi kami rider favorit kami adalah passion kami, seperti Marc bagi mereka, tuturnya.
Fratesi pun menegaskan bahwa perselisihan antara Rossi dan Marquez pada 2015 harusnya dilupakan saja. Di Tavullia tak ada pesan kebencian terhadap Marc. Tahun ini bahkan orang-orang datang dengan atribut Marc dan kami bercanda dengan mereka. Semuanya telah berakhir. Momen-momen menegangkan itu sudah berlalu, pungkas Fratesi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











