Fenomena Ducati: Dominasi MotoGP, Tokoh-Tokoh Pentingnya Malah 'Ngibrit' ke Pabrikan Lain
Anindhya Danartikanya | 21 Maret 2024 15:45
Bola.net - Ducati boleh jadi menjadi pabrikan terkuat dan paling dominan di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah menjuarai musim 2022 dan 2023 bareng Pecco Bagnaia. Namun, di balik layar, banyak tokoh penting mereka yang justru 'ngibrit' ke pabrikan-pabrikan lainnya.
Sejak kedatangan Gigi Dall'Igna sebagai General Manager, Ducati Corse memang menjelma menjadi raksasa MotoGP. Padahal, satu dekade lalu, mereka kesulitan menggaet rider top karena motornya tak kompetitif. Kini, para pembalap justru bermimpi menjadi salah satu penggawa mereka.
Namun, soal insinyur dan teknisi, Ducati justru mulai ditinggalkan orang-orang terpentingnya. Pasalnya, mereka mendapatkan tantangan baru dan bayaran yang lebih oke dari pabrikan-pabrikan lain, yang tentunya ingin mematahkan dominasi Ducati di MotoGP sesegera mungkin.
Meski Ducati menyayangkan fenomena ini, tak bisa dimungkiri pula bahwa ini justru bukti mereka memang merakit motor terbaik, sehingga orang-orang yang terlibat dalam pengembangannya dinilai tinggi oleh para rival. Nah, siapa saja sih tokoh-tokoh penting Ducati yang 'ngibrit' ini? Simak ulasannya seperti yang dilansir Marca, Rabu (20/3/2024).
KTM

KTM bisa dibilang sebagai pabrikan pertama yang melakukan gerakan 'merampok' Ducati demi menggaet tokoh-tokoh penting. Gerakan ini mereka sudah mereka lakukan sejak 2022, ketika mereka menggaet tangan kanan Dall'Igna, Fabiano Sterlacchini, yang kini menjadi Direktur Teknis KTM.
Pada 2023, mereka juga merayu Francesco Guidotti untuk bergabung sebagai Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, usai begitu lama menjadi Manajer Tim Pramac Racing. Namun, sebelumnya Guidotti sudah pernah bekerja dengan KTM pada 2008-2009.
KTM juga merebut Alberto Giribuola dari jabatannya sebagai crew chief Enea Bastianini untuk dijadikan koordinator teknis. Selain itu, mereka juga merayu Jack Miller beserta crew chief-nya yang sudah jadi teknisi Ducati selama 21 tahun, Christian Pupulin, untuk bergabung di tim pabrikan.
Aprilia

Aprilia tadinya justru merupakan 'rumah' bagi Dall'Igna, di mana ia pernah menjadi Direktur Teknis dan merebut begitu banyak gelar dunia di GP125, GP250, dan WorldSBK. Namun, sejak 2023, Aprilia kedatangan Jose Manuel Cazeaux, yang dulu pernah menjadi insinyur elektronik Ducati.
Cazeaux meninggalkan Ducati pada 2015 untuk menjadi crew chief Maverick Vinales, dan kemudian Alex Rins pada 2017. Pada 2023, Vinales yang kini membela Aprilia meminta Cazeaux untuk reuni dengannya. Aprilia juga mencomot Cristina Toteri, yakni spesialis sasis, dari Ducati pada akhir 2022.
Yamaha

Mengikuti jejak pabrikan lainnya, Yamaha baru menggaet tokoh-tokoh penting Ducati pada 2024. Pabrikan Garpu Tala diketahui puasa kemenangan sepanjang 2023, dan memutuskan menggaet Massimo Bartolini, yang sebelumnya menjadi insinyur performa Desmosedici. Kini, ia menjadi Direktur Teknis di kubu Yamaha.
Sebelum Bartolini datang, Yamaha juga menggaet Marco Nicotra, pada Oktober 2023. Nicotra tadinya bekerja di divisi aerodinamika Ducati. Tak pelak lagi bahwa aerodinamika merupakan faktor krusial di era MotoGP masa kini, dan Ducati merupakan salah satu yang terbaik di sektor ini.
Honda

Lalu bagaimana dengan Honda? Honda diketahui telah menggaet insinyur elektronik Ducati, Filippo Tosi, sejak MotoGP memberlakukan penyeragaman perangkat keras elektronik dengan menggunakan Magneti Marelli pada 2016 lalu.
Namun, bukan rahasia lagi bahwa Honda saat ini getol merayu Dall'Igna untuk bergabung. Dall'Igna sendiri mengakui dapat tawaran itu akhir musim lalu, tetapi menolak meninggalkan Ducati yang sudah ia bela sejak akhir 2013. Meski begitu, bukan berarti perpindahan ini mustahil dilakukan dalam beberapa tahun lagi.
Sumber: Marca
Baca juga:
Pedro Acosta Ngaku Dapat Pesan dari Valentino Rossi Usai Duel Kontra Marc Marquez
Fermin Aldeguer, Sohib Masa Kecil Pedro Acosta yang Kini Jadi Senjata Ducati Lawan KTM
Pedro Acosta Dapat Peringatan Cedera Arm Pump, Berpotensi Operasi Usai MotoGP Portugal 2024
Fermin Aldeguer Senang ke MotoGP 2025: Lawan Rider-Rider Terbaik Pakai Motor Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

