Ferrari: Valentino Lebih Pilih Sukses di MotoGP Ketimbang Bela Sauber di F1
Anindhya Danartikanya | 31 Januari 2021 12:33
Bola.net - Mantan Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, mengaku kecewa Valentino Rossi menolak tawarannya untuk turun di Formula 1 pada 2007 lalu. Namun, ia juga maklum jika The Doctor lebih memilih bertahan di MotoGP. Demikian yang ia nyatakan via Motorsport, seperti yang dikutip oleh Sky Sport pada Sabtu (30/1/2021).
Seperti diketahui, Rossi pertama kali saling 'goda' dengan F1 pada 2004, saat Ferrari memberinya kans menjajal mobil Michael Schumacher di Fiorano, Italia. Catatan waktunya tak buruk, dan ini membuat Ferrari semakin penasaran atas potensinya. Ia bahkan menjalani beberapa uji coba serius tambahan sampai tahun 2006.
Sebagai bukti betapa besarnya kans Rossi pindah ke F1, Yamaha yang kala itu menaunginya sampai-sampai menggaet Jorge Lorenzo sebagai kandidat penerusnya kelak. Namun, pada akhirnya Rossi memilih bertahan di MotoGP, dan bahkan meraih gelar 2008 dan 2009. Di Montezemolo pun mengaku kagum padanya.
Tak Konsisten, Tapi Berpotensi Besar
"Orang bilang, uji coba itu cuma langkah marketing, tapi kami tak butuh. Itu lebih ke gestur penghargaan untuk juara hebat dan penggemar kami," ujar di Montezemolo, yang menyatakan bahwa Team Principal Scuderia Ferrari kala itu, Stefano Domenicali (kini CEO Formula 1), bekerja keras demi mewujudkan uji coba untuk Rossi.
"Domenicali, yang merupakan penggemar berat balap motor, mengatur semuanya. Tapi kami melihat ternyata Vale punya potensi besar dan ia tampil sangat kuat. Tentu performanya kala itu belum konsisten, tapi ia menjalani banyak lap dengan catatan waktu yang sangat menarik," lanjut pria asal Italia tersebut.
Di Montezemolo pun secara blak-blakan mengakui bahwa sebelum benar-benar menurunkan Rossi di Scuderia Ferrari, pihaknya ingin menurunkannya bersama Sauber (kini Alfa Romeo Racing). Namun, Rossi menolak dan memilih tetap berlaga di MotoGP. Di Montezemolo kecewa, namun ia juga yakin keputusan Rossi itu cerdas.
Sebut Valentino Rossi 'Anak Cerdas'
"Ada momen kami ingin memberinya kesempatan setahun di Sauber. Tapi Valentino, sebagai anak yang cerdas, lebih pilih jadi pembalap nomor satu di MotoGP ketimbang sekadar jadi pembalap keempat atau kelima di F1. Ia harus meninggalkan segalanya demi latihan dan uji coba demi siap menjalani debut di F1," ungkapnya.
Pernyataan di Montezemolo ini uniknya selaras dengan pernyataan Rossi dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport pada Januari 2020. Dalam wawancara itu, sembilan kali juara dunia berusia 41 tahun ini membeberkan alasan mengapa ia akhirnya menolak tawaran Ferrari untuk turun di F1.
"Saya menjalani beberapa uji coba dengan Ferrari, lalu kami duduk bersama manajemen tim, yang menggodok rencana komprehensif untuk mempersiapkan karier saya di F1. Meski begitu rencana ini berkata bahwa saya harus mengendarai mobil yang tak terlalu cepat demi bersiap. Atas alasan ini saya menolak tawaran itu," ujar Rossi.
Sumber: Motorsport, Sky Sport, La Gazzetta dello Sport
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Galeri Foto: Dijamin Ketat, 12 Juara Dunia Bakal Ramaikan MotoGP 2021
Joan Mir: Ditinggal Davide Brivio Memang Berat, Tapi Suzuki Pasti Tetap Solid
Uji Coba MotoGP Sepang Batal, Pasukan Ducati Bakal Latihan Bareng di Jerez
Danilo Petrucci Ingin Menang Bareng KTM demi Dapat Rekor Elit di MotoGP
'Bela KTM atau Honda, Pol Espargaro Hadapi Tantangan yang Sama Besar'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




