FIM: Keputusan Soal Kasus Doping Andrea Iannone Akan Segera Diambil
Anindhya Danartikanya | 18 Maret 2020 10:30
Bola.net - Presiden FIM, Jorge Viegas, menyatakan bahwa Pengadilan Disiplin Internasional (CDI) akan segera mengambil keputusan mengenai kasus dugaan penggunaan doping yang melanda rider Aprilia Racing Team Gresini MotoGP, Andrea Iannone. Hal ini ia sampaikan via La Tribune de Geneve and 24 Heures.
Iannone diketahui tengah menjalani masa larangan berkompetisi sejak 17 Desember 2019 usai kedua sampel urinnya yang diambil di MotoGP Sepang, Malaysia, 3 November 2019 terbukti mengandung drostanolone, substansi masuk dalam daftar terlarang Agen Anti-Doping Dunia (WADA).
Iannone pun menjalani sidang CDI di markas FIM yang ada di Swiss pada 4 Februari, di mana tim pengacara The Maniac menyertakan analisa sampel rambut yang hasilnya bertolak belakang dengan hasil tes urinnya. Meski begitu, sampai sekarang keputusan apa pun belum diambil.
Bisa Berlanjut ke CAS

"Presiden FIM tak ada hubungannya dengan sidang. Ini semua diurus pengacara kedua belah pihak, yang telah mengirim berbagai dokumen yang mereka rasa penting, beserta komite tiga hakim, yang semuanya berpengalaman dan akan segera mengambil keputusan," ujar Viegas.
Meski begitu, keputusan apa pun yang diketok palu oleh CDI nantinya, tak berarti kasus itu bisa usai begitu saja. Baik Iannone-Aprilia maupun WADA bisa melanjutkan perkara ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk naik banding.
"Ada kemungkinan untuk melakukan banding ke CAS, baik Iannone atau Aprilia, jika sanksinya dianggap terlalu berat, maupun WADA, jika mereka merasa bahwa sanksinya tidak sesuai," lanjut Viegas.
Ingin Kerja Sama dengan WADA
Salah satu alasan keputusan CDI mengalami penundaan adalah pandemi virus corona. Meski begitu, Viegas ingin bekerja sama dengan WADA untuk memproduksi daftar substansi terlarang yang lebih spesifik untuk dunia balap motor, yang menurutnya tak bisa disamakan dengan cabang olahraga lainnya.
"Bagi kami, skill, psikis, dan keberanian lebih penting ketimbang kekuatan fisik. Saya berencana bertemu presiden baru WADA, Witold Banka, untuk melihat apakah memungkinkan bagi kami untuk mendapat daftar yang sesuai untuk olahraga kami," pungkas Viegas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













