Franco Morbidelli Dapat Pengalaman Spiritual Lewat Kemenangan MotoGP Teruel
Anindhya Danartikanya | 26 Oktober 2020 12:59
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, menyebut kemenangannya dalam MotoGP Teruel di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, bagai pengalaman spiritual yang tak pernah ia alami sebelumnya. Ia pun menyatakan ini semua berkat 'konsentrasi ala Brasil' layaknya mendiang legenda Formula 1, Ayrton Senna.
Ini adalah kemenangan kedua Morbidelli di kelas para raja, setelah ia merebut kemenangan besar di MotoGP San Marino pada September lalu. Dalam kedua balapan, rider Italia berdarah Brasil ini menang dengan gaya dominan, melenggang bebas dari para rivalnya sejak start, dan finis lebih dari 2 detik di depan rider yang finis kedua.
"Saya merasakan jenis konsentrasi berbeda: konsentrasi ala Brasil, saya menyebutnya. Jika sudah seperti itu, level konsentrasi ada di atas batas normal. Salah satu idola saya adalah Senna. Saya tadinya tak percaya level konsentrasi bisa lebih tinggi dari batas wajar. Tapi kini, saya mulai memercayainya," ujarnya via GPOne, Minggu (25/10/2020).
Balapan 23 Lap Terasa Berlangsung 2 Lap Saja
Morbidelli pun menyatakan konsentrasi tinggi juga ada kaitannya dengan mentalitas seseorang. Ia yakin, jika seorang manusia memiliki mentalitas optimal, maka ia bisa melakukan hal-hal fantastis, seperti yang ia lakukan di Teruel. Rider 25 tahun ini juga yakin, mentalitas yang optimal ini juga terbentuk berkat kerja keras timnya.
"Tim lah yang meletakkan saya dalam kondisi ini, hingga saya bisa berkendara sebaik mungkin. Saat finis, saya merasa balapan hanya berdurasi dua lap, bukannya 23. Padahal, saya tak percaya hal-hal macam ini. Saya orang yang hiper-rasional, tapi kali ini sama merasakan hal berbeda. Saya bahkan bukan orang religius, tapi saya merasakan hal berbeda," ungkapnya.
Anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini menyatakan bahwa secara teori, para rider tim satelit seperti dirinya tak seharusnya ambisius membidik kemenangan. Apalagi ia sekadar mengendarai YZR-M1 versi 2019. Namun, pada praktiknya, meraih hasil fantastis bukanlah hal mustahil.
Ketidakmungkinan dan Ketidakyakinan
"Memikirkan kemenangan adalah hal yang irasional. Ada dua alasan soal ini: kami adalah tim satelit dan saya pakai paket motor tahun lalu. Namun, irasional bukan berarti mustahil. Kami harus percaya 100% pada apa yang kami lakukan dan kami lihat nanti posisi kami di akhir musim," tutur juara dunia Moto2 2017 ini.
"Tak ada hal yang mustahil di dunia ini. Yang ada hanyalah ketidakmungkinan dan ketidakyakinan. Semua bisa terjadi, dan jika sesuatu terjadi, maka itu terjadi berkat orang yang mewujudkannya percaya 100% pada apa yang ia lakukan, terutama dalam dunia olahraga. Kami pun akan tetap bekerja keras," pungkas Morbidelli.
Berkat kemenangan ini, Morbidelli merangsek ke peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 112 poin. Dengan tiga balapan tersisa, ia pun masih punya kans merebut gelar dunia, karena 'hanya' tertinggal 25 poin dari rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang ada di puncak.
Sumber: GPOne
Video: Franco Morbidelli Menangi MotoGP Teruel, Duet Suzuki Naik Podium Lagi
Baca Juga:
Belum Menang, Joan Mir Akui Terpaksa Main Aman di MotoGP Teruel
Jeblok Lagi di MotoGP Teruel, Fabio Quartararo Tak Sabar Pergi ke Valencia
Tabrak Jack Miller, Brad Binder Minta Maaf dan Dapat Hukuman
Tekanan Mental, Alasan Takaaki Nakagami Jatuh di Lap Pertama MotoGP Teruel
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Portimao, Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



