Franco Morbidelli Sempat Gugup Tunggu Investigasi Maverick Vinales, Deja vu MotoGP Mandalika 2024
Anindhya Danartikanya | 14 April 2025 14:46
Bola.net - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli, senang bisa finis ketiga dan naik podium dalam balapan utama MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Senin (14/4/2025) dini hari WIB. Namun, ia juga turut prihatin melihat Maverick Vinales dijatuhi penalti, karena menurutnya 'Top Gun' memang layak naik podium.
Start keempat, Morbidelli menjalani start dengan baik dan naik ke posisi ketiga. Ia kemudian memanfaatkan senggolan antara Marc dan Alex Marquez di Tikungan 1 untuk menyalip dan mengambil alih pimpinan balap. Anak didik Valentino Rossi ini pun terus memimpin sampai Lap 11, ketika ia tersalip oleh Vinales di trek lurus.
Namun, pada lap yang sama, performa ban Morbidelli terjun bebas, sehingga tersalip tiga rider sekaligus, yakni Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Johann Zarco pada Lap 12. Juara dunia Moto2 2017 ini harus susah payah kembali menemukan ritmenya. Ia khirnya membalas Zarco pada Lap 20 dan melewati garis finis di posisi keempat.
Kangen Pimpin Balapan MotoGP

Kepada GPOne, Morbidelli mengaku sangat senang bisa kembali memimpin balapan, yakni sensasi yang sudah tak ia rasakan selama dua tahun. Sensasi kali ini juga ia sebut lebih menyenangkan, karena ia memimpin balapan utama alih-alih Sprint race. Ia berharap bisa melanjutkan tren positif ini di balapan-balapan selanjutnya.
"Saya rindu memimpin balapan, karena hal ini tak terjadi sejak saya memimpin Sprint race di MotoGP Argentina 2023. Namun, di sini berbeda, karena ini balapan yang lebih panjang, dan saya sempat memiliki keunggulan. Saya merasa terbang. Rasanya menyenangkan dan kami harus terus seperti ini karena saya menginginkan lebih," ujarnya.
Namun, usai finis, FIM Stewards melakukan investigasi kepada Vinales yang melewati garis finis di posisi kedua. Ia dinyatakan bersalah karena melanggar batas minimum tekanan ban, dan dijatuhi hukuman 16 detik, membuatnya dinyatakan finis ke-14. Alhasil, Bagnaia naik ke posisi kedua, sementara Morbidelli naik ke posisi ketiga.
Teringat Peristiwa di MotoGP Mandalika 2024
Morbidelli, yang merupakan runner up MotoGP 2020, sempat waswas menanti hasil investigasi FIM Stewards kepada Vinales. Pasalnya, Pedro Acosta juga sempat diinvestigasi atas alasan serupa usai finis kedua di MotoGP Mandalika 2024. Namun, kala itu Acosta lolos hukuman dan Morbidelli harus legawa tetap finis keempat.
"Saya merasa prihatin untuk Maverick karena ia menjalani balapan yang menakjubkan dan melaju sangat cepat. Bagi saya, rasanya sungguh gugup menunggu hasilnya (investigasi FIM Stewards). Hal ini sudah pernah terjadi kepada saya di Indonesia tahun lalu, tetapi kali ini hasilnya positif dan rasanya fantastis," pungkas Morbidelli.
Berkat hasil ini, pembalap Italia berdarah Brasil itu memantapkan posisinya di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 78 poin, tertinggal 45 poin dari rider Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, yang ada di puncak.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia dan Franco Morbidelli Saling Antarkan Trofi Usai Maverick Vinales Dipenalti di MotoGP Qatar 2025
- Ducati Sebut Kesuksesan Marc Marquez di MotoGP 2025 Tak Lepas dari Kerja Keras Pecco Bagnaia
- Kuasai MotoGP Qatar Lagi Setelah 11 Tahun, Marc Marquez Menang Usai Senggolan dengan Alex Marquez
- Video Kecelakaan Horor Jorge Martin di MotoGP Qatar 2025, Selip Sebelum Tertabrak Fabio di Giannantonio
- Ngeri! Jorge Martin Dapat Cedera Baru, Paru-Paru Bocor dan Patah 6 Tulang Rusuk di MotoGP Qatar 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









