Gagal Finis di Catalunya, Enea Bastianini: Bukan Karena Kepikiran Kontrak Ducati
Anindhya Danartikanya | 7 Juni 2022 11:07
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Enea Bastianini, harus kembali menelan pil pahit di MotoGP Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2022). Pasalnya, ia kembali gagal finis dalam balapan ini. Padahal, ia juga jatuh dalam Seri Mugello, Italia, sepekan sebelumnya. Lewat GPOne, Bastianini pun mengaku dirinya memang kesulitan sepanjang akhir pekan.
Dalam kombinasi catatan waktu sesi latihan, Bestia hanya duduk di posisi 12, yang membuatnya harus menjalani sesi Kualifikasi 1 (Q1). Apesnya, ia juga gagal lolos ke Kualifikasi 2 (Q2). Alhasil, ia harus start dari posisi 14. Dalam balapan, Bastianini pun menjalani start dengan baik dan merangsek ke posisi 10 besar.
Pembalap 24 tahun ini bahkan naik ke posisi 7 pada Lap 5. Sayang, ketika hendak mengejar Luca Marini, ia malah terjatuh di Tikungan 5 pada Lap 8 sehingga gagal finis. Ini adalah gagal finis ketiga yang dialami Bastianini musim ini, dan ia pun merasa sangat kesal karena ban depan mediumnya bermasalah sejak awal balapan.
Belum Tahu Bakal Bela Tim Ducati yang Mana

"Akhir pekan yang klasik, di mana situasi saya tak berjalan baik. Sejak kualifikasi saya tak bisa berkendara efektif seperti yang saya mau, gagal lolos ke Q2 hanya dengan jarak sepersekian detik. Pada sesi pemanasan, semuanya oke. Namun, sesuatu terjadi pada ban depan saya dalam balapan, seolah sisi kirinya aus," ujar Bastianini.
Juara dunia Moto2 2020 ini pun membantah insiden ini akibat gagal fokus karena masa depannya belum menentu. Bastianini memang dipastikan akan bertahan di lingkup Ducati pada 2023, namun belum ditentukan tim mana yang akan ia bela, Ducati Lenovo Team atau Pramac Racing. "Sudah jelas situasi kontrak tak memengaruhi," tuturnya.
"Saya belum tahu ke mana saya akan menuju tahun depan, namun soal itu saya tenang. Di Mugello, saya berlebihan, kelewat batas, karena ingin naik podium. Di Catalunya, saya bakal menerima apa pun hasilnya, berkendara dengan bersih, tanpa kesalahan. Namun, saya tak bisa menjelaskan mengapa kecelakaan itu terjadi kecuali gara-gara ban depan," lanjutnya.
Sudah Susah Kejar Fabio Quartararo

Bastianini masih ada di peringkat 3 pada klasemen sementara dengan koleksi 94 poin. Namun, dengan 11 seri tersisa, ia sudah tertinggal 53 poin dari rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yang ada di puncak. Menurutnya, rider lain bakal susah mengejar, dan yakin rival terberat Quartararo adalah Quartararo sendiri.
"Fabio sudah menjauh, seperti musim lalu. Ia sangat konsisten, dan saya rasa hanya dia yang bisa kehilangan gelar dunia saat ini. Saya sendiri hanya ingin kembali menemukan sensasi positif dengan motor dan tampil baik lagi. Fabio telah membuat perbedaan, keunggulan poinnya sudah meningkat," tutupnya.
Rekan setim Bastianini, Fabio di Giannantonio, juga gagal finis dalam balapan ini, usai terjatuh pada lap yang sama di Tikungan 13. Para pembalap MotoGP akan kembali turun lintasan dalam pekan balap Seri Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 17-19 Juni mendatang.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Taka Nakagami Minta Maaf pada Rins-Bagnaia: Semua Memang Salah Saya
Tak Beri Penalti, FIM Stewards Jelaskan Insiden Taka Nakagami di MotoGP Catalunya
Hasil Tes MotoGP Catalunya: 4 Rider Absen, Fabio Quartararo Tercepat
Suzuki Kecam Taka Nakagami Lolos Hukuman: MotoGP Tak Belajar dari Insiden 2006
Cetak Rekor Usai Menangi Catalunya, Fabio Quartararo: Saya Sedang Oke-okenya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

