Gores Sejarah di MotoGP dan Dakar, Danilo Petrucci Menangis Penuh Haru
Anindhya Danartikanya | 7 Januari 2022 08:50
Bola.net - Rider Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci, menangis haru usai sukses menggores sejarah sebagai eks pembalap MotoGP pertama yang mampu memenangi sebuah stage Reli Dakar. Dalam wawancaranya Red Bull Motorsport, pada Kamis (6/1/2022), Petrucci berkaca-kaca ketika membeberkan rasa bahagianya.
Petrucci mencuri perhatian jagat balap motor berkat performa impresifnya di Dakar, apalagi jika mengingat ia berstatus debutan, masih cedera engkel, dan hanya berkarier di ajang road race sejak kecil. Ia langsung tampil oke sejak stage pertama, dan menunjukkan performa yang kian mengancam sejak Stage 2.
Dalam Stage 4 yang berjarak 467 km dan diketahui sebagai stage terpanjang dan terberat, Petrucci juga mampu finis ketiga. Sayangnya, ia dijatuhi hukuman 10 menit gara-gara melanggar batas kecepatan ketika melewati sebuah desa, sehingga dinyatakan finis ke-15. Namun, ia balas dendam di Stage 5 pada Kamis.
Teringat Hadiah Sang Ayah

Start ke-15, Petrucci langsung naik posisi 9 di check point pertama. Ia pun terus memperbaiki posisi di tiap check point berikutnya. 'Petrux' sampai di garis finis terlebih dahulu, namun rekan setimnya dari Red Bull KTM Factory Racing yang juga dua kali juara Reli Dakar, Toby Price, mencatat waktu yang lebih cepat dan jadi pemenang.
Meski begitu, usai Stage 5 berakhir, Price dijatuhi hukuman enam menit akibat melanggar batas kecepatan. Mengingat jarak awal Petrucci dari Price sebesar 4 menit 14 detik, maka Petrucci dinyatakan sebagai pemenang, sementara Price dinyatakan finis kelima. Rider Italia tersebut pun langsung menangis haru, teringat masa kecilnya.
"Saat orang-orang memberi tahu saya, saya mulai menangis karena tak bisa memercayainya. Saat saya tumbuh dewasa, ayah saya biasa memberi saya hadiah berupa video-video rekaman dari MotoGP dan Dakar. Setiap kali pulang sekolah, saya selalu menonton video-video ini, dan selalu saya ulang-ulang," kisah Petrucci.
Tubuh Tinggi Besar, Tak Lagi Bisa Kompetitif di MotoGP

Selama berlaga di MotoGP, Petrucci dianggap punya tubuh yang terlalu tinggi dan besar hingga sulit kompetitif, meski ia mengoleksi 10 podium dan 2 kemenangan. Usai tampil buruk sepanjang 2021, rider 31 tahun ini akhirnya menerima tawaran KTM menjalani debut di Reli Dakar 2022, yang uniknya sudah jadi cita-citanya sejak lama.
"Saat saya sudah dewasa, mungkin saya terlalu besar untuk MotoGP. Tapi saya tetap percaya dan saya pun memenangi dua balapan di MotoGP. Sayangnya, dengan tubuh saya yang seperti ini, tak memungkinkan lagi untuk tampil kompetitif di sana. Jadi, saya bilang, 'oke, mari kita coba Dakar'," ungkapnya.
"Saya selalu ingin menggores sejarah di dunia motorsport, dan hari ini saya melakukannya. Saya sulit percaya. Saya ingin berterima kasih pada semua orang yang berjasa dalam karier dan hidup saya, terutama keluarga saya. Jujur saja, saya tak bisa banyak berkata-kata karena saya harus coba menyadari apa yang baru saja terjadi," tutup Petrucci.
Sumber: Red Bull Motorsport
Baca Juga:
MotoGP Gempar: Para Rider Heboh usai Danilo Petrucci Menangi Stage 5 Reli Dakar 2022
Toby Price Dipenalti, Danilo Petrucci Jadi Lulusan MotoGP Pertama yang Menangi Stage Reli Dakar
Toby Price Menang, Danilo Petrucci Runner up di Stage 5 Reli Dakar 2022
Legenda Reli Dakar: Rider Macam Danilo Petrucci Tak Pernah Terlihat Sebelumnya
Sudah Dipensiunkan, 8 Nomor Balap ini Tak Boleh Dipakai di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



