
Bola.net - Lima kali juara Reli Dakar sekaligus eks Sporting Director Reli Dakar, Marc Coma, terkagum-kagum melihat debut eks pembalap MotoGP, Danilo Petrucci, di ajang motorsport paling berbahaya di muka bumi tersebut. Kepada Corsedimoto, Kamis (6/1/2022), Coma menyatakan aksi yang ditunjukkan 'Petrux' sebelumnya tak pernah terlihat.
Mengingat Petrucci sepanjang hidupnya berkarier di ajang road race, debutnya di Reli Dakar memang impresif. Pada Stage 1A, Petrucci duduk di peringkat 23 dari 144 peserta. Dalam Stage 1B, ia bahkan naik ke peringkat 13. Rider Tech 3 KTM Factory Racing ini juga salah satu rider yang tak tersesat, ketika rider top lainnya justru tersesat.
Sayang, petaka datang di Stage 2 yang berjarak tempuh total 338 km. Saat baru mencapai jarak 115 km, Petrucci mengalami kendala teknis pada motor KTM 450 Rally Factory Replica miliknya. Padahal, kala itu rider Italia tersebut sedang berada di peringkat 4. Petrucci pun mencoba memperbaiki motornya sendiri, namun gagal.
Bikin Banyak Gebrakan di Reli Dakar 2022

Petrucci kemudian mencoba memanggil mekaniknya. Namun, tasnya yang berisi ponsel ternyata hilang dan diduga kuat terjatuh ketika ia berkendara. Alhasil, satu-satunya cara mencari bantuan adalah memanggil helikopter panitia lewat radio, yang berarti ia terdepak dari Reli Dakar akibat hukuman waktu yang sangat besar.
Motor Petrucci akhirnya bisa diperbaiki dan ia pun bisa melanjutkan kiprah di Stage 3. Ia finis di peringkat 22, namun hasilnya tak dihitung masuk klasifikasi umum. Pada Stage 4, ia sempat memimpin jalannya balap selama tiga check point sampai akhirnya tersalip Joan Barreda dan Pablo Quintanilla. Petrucci pun finis di posisi ketiga.
Rider Italia ini bahkan dipuji oleh para rider yang lebih berpengalaman. Namun, ia dapat hukuman waktu 10 menit usai melanggar batas kecepatan sebesar 30 km/jam ketika melewati sebuah desa. Alhasil, ia dinyatakan finis ke-15. Coma, yang kali ini ditunjuk sebagai Penasihat Reli Dakar KTM, mengaku takjub pada performa Petrucci ini.
Tadinya Terbiasa Hidup dalam Kemewahan MotoGP
Lima kali juara Reli Dakar dan General Manager KTM Spanyol, Marc Coma (c) KTM Images
"Apa yang dilakukan Danilo tak pernah terlihat sebelumnya. Ia debutan, tapi juga datang dari MotoGP, kehidupan yang benar-benar berbeda. Ia terbiasa berkendara dengan para rider yang hidup dalam lingkaran dan kemewahan. Untuk berkendara di sini, ia keluar dari zona nyaman. Hanya sedikit orang yang mau melakukan ini semua, dan inilah yang bikin Danilo hebat," ujar Coma.
Bagi Petrucci, kiprahnya di Reli Dakar ini bagaikan ajang balas dendam karena tak bisa maksimal menunjukkan talentanya di MotoGP akibat tubuhnya yang tinggi besar. Selama tiga tahun terakhir, ia bahkan diketahui gigih berdiet demi mengurangi berat badan tubuhnya. Hasilnya, ia memenangi MotoGP Italia 2019 dan Prancis 2020.
"Mengendarai motor adalah satu-satunya hal yang saya inginkan. Saya tak mau meninggalkan konsumsi bahan bakar, ban, pengereman, dan strategi. Orang-orang bikin saya tak percaya diri selama dua musim terakhir karena tubuh saya terlalu besar, jadi saya tak tahan lagi. Kini saya pun melaju sangat cepat, dan saya bahagia," tutur rider 31 tahun ini.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Corsedimoto
Baca Juga:
- Sudah Dipensiunkan, 8 Nomor Balap ini Tak Boleh Dipakai di MotoGP
- Maverick Vinales Mengaku Salah Tinggalkan Suzuki Terlalu Dini
- Maverick Vinales Tak Dendam pada Yamaha, Hanya Butuh Semangat Membara dari Aprilia
- Mulai Dijual 6 Januari, Inilah Jenis dan Harga Tiket MotoGP Mandalika 2022
- Batal Podium di Reli Dakar 2022, Danilo Petrucci: Bodo Amat, yang Penting Happy!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Maret 2026 15:36 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 15:33 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 15:21 -
Liga Italia 6 Maret 2026 15:15 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 15:07 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 15:06
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520710/original/050317700_1772630965-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522986/original/073438100_1772784377-20260306_123137.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522505/original/077909700_1772767675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-06T102620.434.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261713/original/017908800_1750682486-AP23215607070697.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520761/original/097055300_1772636773-Apple-MacBook-Neo-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5009213/original/050665200_1731817568-20241117-Konser_Isyana-HER_1.jpg)

