Hargai Usaha Bagnaia-Miller, Ducati Tak Risau Kalau Pramac Menang Duluan
Anindhya Danartikanya | 26 April 2021 14:00
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, sangat puas atas performa para pembalapnya pada awal musim ini, meski belum ada kemenangan yang di raih di tiga seri pertama MotoGP 2021. Ciabatti pun mengaku pihaknya tetap sangat menghargai Francesco Bagnaia dan Jack Miller yang sudah berusaha keras membawa pulang hasil baik.
Yamaha memang sukses menyapu bersih kemenangan di tiga seri pertama, namun para rider Ducati juga tak kalah garang. Bagnaia dan Jorge Martin sukses merebut pole, dan Ducati meraih lima podium, yakni dua lewat Bagnaia, dua lagi lewat Johann Zarco, dan satu lagi lewat Martin. Sebagai rider yang juga naik motor spek pabrikan, kini Miller juga diharapkan segera menyusul dapat hasil oke.
Miller sendiri sejatinya punya performa yang cukup menjanjikan dalam tiga balapan ini. Ia memang hanya finis kesembilan di Seri Qatar dan Doha, dan gagal finis di Portimao, ia menunjukkan kecepatan tinggi dan mampu mengancam papan atas. Kini, ia hanya harus menyembuhkan cedera arm pump pada lengan kanannya.
Nantikan Kesembuhan Jack Miller

"Jack mengalami masalah arm pump pada GP pertama. Ia kesulitan, jari-jari pada tangan kanannya mati rasa, jadi ia tak bisa mencatat waktu yang konsisten pada paruh kedua balapan. Ia pikir jika berkendara lebih santai pada balapan kedua maka masalahnya berkurang. Tapi malah lebih buruk," ungkap Ciabatti via Speedweek, Sabtu (24/4/2021).
"Jadi, kami putuskan Jack harus operasi dua hari setelah balapan (Seri Doha), karena musim ini sangat panjang. Pecco bisa naik podium di Seri Doha andai tak melakukan kesalahan di trek lurus. Saat Ducati meraih banyak pole dan memimpin klasemen, kami senang. Tak peduli dari tim mana si pembalap berasal," lanjutnya.
Sekarang, Ducati pun berharap para pembalapnya bisa tampil jauh lebih baik lagi di MotoGP Jerez, Spanyol, pada 30 April-2 Mei mendatang, meski sirkuit ini biasanya tak bersahabat untuk karakter Desmosedici. Ciabatti mengakui kekuatan Yamaha, namun ia juga menyatakan bahwa Ducati sama sekali tak menyembunyikan kekuatan apa pun.
Anggap Pramac Racing Sebagai Tim Kedua

"Jika Anda tanya, 'Apakah Anda ingin menang?' tanpa ragu saya jawab 'ya'. Kami punya kans menang di dua balapan di Qatar. Sayang, Vinales dan Quartararo lebih kedua pada bagian akhir balapan. Selamat kepada mereka. Namun, kami juga tak membunyikan apa pun. Lewat Jorge yang masih debutan, kami memimpin 18 balapan di Seri Doha. Itu menakjubkan," tuturnya.
Di lain sisi, Ciabatti juga menyatakan, andai Zarco dan Martin mampu meraih kemenangan lebih dulu ketimbang Bagnaia dan Miller, Ducati takkan merasakan masalah. Pasalnya, Pramac Racing bisa dibilang sebagai tim 'semi-pabrikan' karena sudah sejak lama mendapatkan dukungan teknis yang nyaris setara dengan tim pabrikan.
"Kesuksesan Pramac sama sekali bukan masalah bagi kami. Anda tahu betapa dekatnya kerja sama Ducati dan Pramac. Ducati mengurus manajemen teknis Pramac, dan motor mereka identik dengan motor tim pabrikan. Kami anggap Pramac sebagai tim kedua kami. Itulah alasan kami sangat senang atas kesuksesan Pramac," tutup Ciabatti.
Sumber: Speedweek
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
Beda Sendiri: Marc Marquez Tak Suka Pakai Holeshot Device
VR46 Berpotensi Tetap di Ducati, Dapat Bantuan Sponsor dari Arab Saudi
Rider 'Modern' Pertama di MotoGP, Valentino Rossi: Jejak Saya Diikuti Banyak Orang
Alpinestars Buktikan Kecelakaan Jorge Martin Salah Satu Insiden Terburuk di MotoGP
Teka-Teki Tim Satelit MotoGP 2022: Gresini ke Ducati, VR46 ke Aprilia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




