Holeshot Device Ngadat: Marc Marquez Beberkan Pemicu Tabrakan di Start MotoGP Austria
Anindhya Danartikanya | 19 Agustus 2024 08:52
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, membeberkan kronologi tabrakannya dengan Franco Morbidelli di Tikungan 1 dalam balapan MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (18/8/2024). Kendala Marquez ini ternyata merupakan efek domino usai klep bannya rusak hanya 30 menit sebelum start.
Saat Marquez hendak menuju garasi untuk bersiap-siap, kamera Dorna Sports menangkap peristiwa janggal. Dua mekanik Gresini berlarian ke arah belakang garasi dan hampir menabrak Marquez. Marquez pun menyatakan dua mekaniknya itu ternyata buru-buru ke tenda Michelin demi memasangkan ban ke velg baru.
"Hari ini kami tidak beruntung. Tidak beruntung karena 30 menit sebelum start, ketika para mekanik mengecek tekanan ban, klepnya rusak. Setelahnya, seperti yang Anda lihat di TV, mereka berlari ke Michelin untuk memasangkan bannya ke velg lain," ujar Marquez kepada Crash.net.
Suhu Ban Menurun Drastis

Meski para mekanik dan kru Michelin berhasil mengganti velg Marquez tepat waktu, ternyata temperatur ban tak bekerja dengan baik sejak lap pemanasan. Apesnya lagi, front ride height device alias holeshot device milik rider Spanyol ini ngadat saat start.
"Dalam prosedur itu , mereka bekerja dengan sangat baik, tetapi suhu ban menurun drastis. Setelahnya, kekacauan menyebabkan segalanya. Saat lap pemanasan, saya lebih fokus untuk menaikkan suhu ban depan," ungkap sang delapan kali juara dunia.
"Lalu, di trek lurus terakhir, saya mengerem dan menyalakan front device dengan baik. Namun, kemudian saya mengerem lagi dan device-nya mati. Setelahnya saya tak punya cukup kecepatan untuk menyalakannya lagi di grid," lanjut Marquez.
Berusaha Tetap Tenang
Lewat kamera start, terlihat jelas bagian depan motor Marquez tak turun seperti motor lainnya akibat holeshot device yang mati. Setelahnya, ia sulit mengendalikan motor, sehingga tertabrak Morbidelli dari sisi kiri. Marquez pun melorot ke posisi 13 pada lap pertama.
Namun, pembalap berusia 31 tahun ini berhasil melakukan comeback gemilang, dan berhasil finis keempat. "Tanpa front device, sulit untuk start dengan baik. Namun, saya tetap tenang di tikungan pertama," curhat Marquez.
"Saya bilang, 'Oke, aku akan mengerem lebih awal agar tak berlebihan dan kita lihat saja nanti', tetapi saya malah mengalami kontak di sisi kiri dan kami melebar. Setelah dari posisi 13, kami memulai secara bertahap," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 10:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











