Honda: Aerodinamika MotoGP Terlalu Dilebih-lebihkan
Anindhya Danartikanya | 14 Februari 2017 09:30
Bola.net - - Team Principal Repsol Honda sekaligus Direktur Komunikasi dan Marketing Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo yakin pemberitaan soal aerodinamika MotoGP terlalu dilebih-lebihkan dalam beberapa tahun terakhir. Kepada Crash.net, Suppo bahkan menyatakan winglet atau sayap aerodinamika sejatinya tak memberi pengaruh penting pada performa motor.
Setelah larangan penggunaan winglet digulirkan musim ini, Yamaha kembali memicu topik aerodinamika usai terlihat memakai 'fat fairing' di uji coba pramusim Malaysia dua pekan lalu. Keputusan Yamaha ini membuat banyak orang terkejut karena diperkenalkan begitu dini, berkebalikan dengan Ducati yang ingin merahasiakan versi mereka sampai seri pembuka.
Mungkin Yamaha ingin dapat piala sebagai pihak pertama yang memperkenalkan hal berbeda! Karena belakangan winglet dikenal sebagai ide Ducati, dan sekarang, jika salah satu pihak menghadirkan solusi macam itu (fairing), maka semua orang akan berkata bahwa yang lain mencontek Yamaha, ujar Suppo skeptis.
Pria Italia ini pun gerah dengan pembicaraan yang terlalu fokus pada aerodinamika, hingga membuat orang lupa pada performa mesin. Beberapa tahun terakhir orang terlampau fokus pada aerodinamika. Tapi saya dengar Andrea Dovizioso (Ducati) mengira akan ada perubahan besar tanpa winglet. Nyatanya, akselerasi memang lebih buruk, tapi motornya lebih mudah membelok, tuturnya.
Suppo juga yakin winglet bukan faktor utama yang membuat Ducati menang di Austria tahun lalu, melainkan hanya karena Desmosedici cocok dengan jenis lintasannya. Bahkan ia juga menegaskan bahwa Dani Pedrosa mampu memenangkan balapan di Misano tanpa winglet.
Jujur saja, saya rasa terlalu banyak rumor soal aerodinamika. Meski saya bukan engineer, saya sudah 20 tahun hidup di 'dunia' ini, maka saya bisa paham bahwa hal-hal macam ini memang menarik dibicarakan karena memang 'terlihat', namun pengaruhnya pada performa tidaklah terlalu penting, pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






