Honda Puas Proses Adaptasi Pol Espargaro Sukses dan 'Alami'
Anindhya Danartikanya | 19 Maret 2021 15:51
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku merasa sangat senang melihat proses adaptasi Pol Espargaro yang mulus dengan motor RC213V. Hal ini ia katakan kepada Corsedimoto, Rabu (17/3/2021), usai mengamati kinerja Polyccio dalam uji coba pramusim MotoGP Qatar pada 6-12 Maret lalu.
Dalam daftar kombinasi catatan waktu uji coba, Espargaro memang 'hanya' duduk di posisi 10. Namun, ia berkali-kali mengancam posisi tiga besar. Belum lagi, ia memang tak terlalu fokus pada program time attack untuk lap tunggal. Hal ini tentunya menjadi indikasi yang positif bagi Honda.
Keputusan Honda menggaet Espargaro memang dianggap cukup nekat oleh banyak pihak. Namun, sejak awal Puig sangat percaya pada juara dunia Moto2 2013 tersebut, mengingat gaya balapnya yang sangat agresif jelas mirip dengan Marc Marquez, yang sukses mempersembahkan enam gelar dunia kepada Honda.
Pembalap Lain Terlalu 'Maksa'

"Adaptasinya berjalan sangat sukses. Yang terpenting adalah Pol bersenang-senang di atas motor. Ia merasa sangat nyaman mengendarainya. Kami memang sudah menduga bahwa Pol akan cepat beradaptasi pada motor kami. Penyesuaiannya juga cepat dan mulus," ujar Puig.
Pria Spanyol yang sudah menjadi Manajer Tim Repsol Honda sejak 2018 ini pun mengakui bahwa Espargaro punya pendekatan yang berbeda dari Jorge Lorenzo dan Alex Marquez, yang membela tim tersebut masing-masing pada 2019 dan 2020.
Lorenzo gagal kompetitif di atas RC213V, sementara Alex Marquez mampu meraih dua podium tapi butuh waktu lama untuk 'panas'. Espargaro pun berbeda. "Beberapa pembalap terlalu memaksakan proses adaptasi. Mereka terlalu terbebani. Namun, dengan Pol, semuanya terjadi secara alami," ungkap Puig.
Saatnya Patahkan Kutukan
Espargaro sendiri juga cukup puas atas proses adaptasinya. Ia pun kian bersemangat mematahkan kutukan Repsol Honda, di mana belum ada rider kedua yang mampu meraih kemenangan di MotoGP sejak Dani Pedrosa di Valencia pada 2017 lalu. Selama ini, tim itu hanya bertumpu pada Marc Marquez.
"Saya harap inilah waktunya untuk mematahkan kutukan. Fakta bahwa tak ada (rider kedua) yang menang sejak Dani menunjukkan betapa rumitnya motor ini. Motor ini harus dikendarai dengan gaya yang mirip dengan gaya Marc, yang memimpin proyek ini. Anda harus mengimitasi apa yang dilakukan Marc," tutur Espargaro.
Selagi Marquez belum diketahui kapan akan kembali berkompetisi, Espargaro dan Repsol Honda akan turun lintasan lagi dalam MotoGP Qatar dan MotoGP Doha yang akan digelar di Sirkuit Losail, masing-masing pada 26-28 Maret dan 2-4 April.
Sumber: Corsedimoto
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
Joan Mir: Bakal Susah Pertahankan Gelar Kalau Ada Marc Marquez
Marc Marquez Latihan Lagi, Fabio Quartararo: Bagus untuk MotoGP
Luca Marini: MotoGP 2021 Bukan Saatnya Sok-sokan Tentukan Target
Luca Marini: Jack Miller Bikin Ducati Tampak Lincah Seperti Yamaha
'Enea Bastianini Itu Gabungan Andrea Dovizioso dan Max Biaggi'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




