'Honda Rugi Besar Lepas Jack Miller ke Ducati'
Anindhya Danartikanya | 30 Mei 2020 08:17
Bola.net - Melihat Jack Miller resmi diumumkan bakal membela tim pabrikan Ducati di MotoGP 2021, Livio Suppo semakin yakin bahwa Honda Racing Corporation (HRC) telah melakukan kesalahan besar dengan melepas rider Australia tersebut pada akhir 2017. Hal ini ia katakan via GPOne, Kamis (28/5/2020).
Suppo, yang juga eks Team Principal Repsol Honda, merupakan orang yang punya peran paling besar dalam membawa Miller naik langsung dari Moto3 ke MotoGP pada 2015. Ia juga yang meyakinkan HRC untuk memberi Miller kontrak berdurasi tiga tahun dan diturunkan di tim satelit.
Meski sukses menang di Assen, Belanda, pada 2016, Miller tak pernah dapat dukungan teknis mumpuni. Padahal, tadinya ia diharapkan ke Repsol Honda pada 2017. Akibat kurangnya kepercayaan Honda, Miller akhirnya memutuskan hengkang ke Pramac Racing pada 2018.
Dipisahkan dari Aurin Bikin Miller Hengkang

"Saya sangat kecewa, karena saya telah melakukan segalanya demi meyakinkan HRC untuk mempertahankan Jack. Marc VDS juga menginginkannya. Padahal Jack juga sudah rela tak lagi dapat kontrak langsung dari HRC, dan ia hanya ingin mempertahankan crew chief-nya, Ramon Aurin," kisah Suppo.
"Tapi Takeo Yokohama (Direktur Teknis HRC) justru yakin Ramon penting untuk Takaaki Nakagami (LCR Honda). Saya akhirnya berhasil meyakinkan Tetsuhiro Kuwata (Direktur HRC) untuk tetap menggandengkan Jack dengan Ramon, tapi Jack sudah memutuskan hengkang," lanjutnya.
Langkah HRC inilah yang mendorong Miller untuk akhirnya hengkang ke Pramac, yang berstatus sebagai tim junior Ducati. "Jack merasa Honda tak lagi percaya padanya, padahal ini penting bagi pebalap. Di lain sisi, Ducati justru memberikan kepercayaan itu padanya," ujar Suppo.
Honda Sia-siakan Potensi Jack Miller
Suppo, yang juga memilih pensiun dari MotoGP bertepatan dengan kepindahan Miller ke Pramac, yakin bahwa ia telah mendatangkan rider berpotensi yang menjanjikan, namun kesempatan untuk mengembangkannya justru disia-siakan Honda. Hal inilah yang membuatnya sangat kecewa.
"Kami sudah berinvestasi besar padanya, sudah jelas ia punya potensi tapi tak selalu dapat kondisi teknis terbaik. Jadi itulah saatnya kami melanjutkan kepercayaan padanya. Kala itu saya sungguh marah. Rasanya seperti jual saham tapi justru kehilangan banyak uang," tutupnya.
Miller, yang sepanjang 2019 sukses merebut lima podium, mendapatkan kontrak satu tahun untuk membela Ducati Team pada 2021, dengan opsi lanjutan untuk musim 2022.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Jack Miller: Dulu Suka Mabuk-mabukan, Kini Jadi Rider Top MotoGP
'Tak Perlu ke Moto2, Jack Miller Terbukti Bisa Garang'
MotoGP Inggris dan Australia 2020 Resmi Dibatalkan Akibat Covid-19
Musim Lebih Singkat, MotoGP Rilis Aturan Baru Soal Alokasi Mesin
Kilas Balik: Kontroversi Jack Miller dari Moto3 Langsung ke MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 25 Mei 2026, 08:32
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Kanada di Montreal
Otomotif 25 Mei 2026, 08:31
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00















