Iannone: Di MotoGP, Segalanya Harus Serba Tenang
Editor Bolanet | 9 April 2015 11:45
- Andrea Iannone menyadari dirinya harus bersikap super tenang dalam menjalani balapan di MotoGP. Iannone dikenal sebagai salah satu pebalap paling agresif, namun pebalap Italia ini tampaknya sudah mengubah mindset sejak bergabung di tim pabrikan Ducati.
The Maniac Joe sukses menduduki peringkat ketiga dan selalu menjadi kandidat juara dunia selama turun di Moto2 2010-2012. Ia pun mengaku selalu berhasrat naik podium di dua tahun pertamanya di MotoGP, namun akibatnya ia kerap terjatuh.
Ketika saya menjalani debut, saya langsung ingin podium, karena di Moto2 saya selalu masuk tiga besar. Tapi di MotoGP segalanya berbeda! Saya harus tenang. Saya yakin bisa bertarung dengan pebalap terdepan, tapi butuh waktu untuk memperbaiki performa motor, ujarnya kepada MCN.
Iannone mengaku hanya ingin masuk di lima besar, karena menurutnya podium masih sulit diraih secara konsisten. Saya berpikir positif, tapi saya tak bisa menargetkan podium di setiap seri. Meski Ducati meningkat pesat, saya paham MotoGP sangat sulit, tutupnya. [initial]
(mcn/kny)
The Maniac Joe sukses menduduki peringkat ketiga dan selalu menjadi kandidat juara dunia selama turun di Moto2 2010-2012. Ia pun mengaku selalu berhasrat naik podium di dua tahun pertamanya di MotoGP, namun akibatnya ia kerap terjatuh.
Ketika saya menjalani debut, saya langsung ingin podium, karena di Moto2 saya selalu masuk tiga besar. Tapi di MotoGP segalanya berbeda! Saya harus tenang. Saya yakin bisa bertarung dengan pebalap terdepan, tapi butuh waktu untuk memperbaiki performa motor, ujarnya kepada MCN.
Iannone mengaku hanya ingin masuk di lima besar, karena menurutnya podium masih sulit diraih secara konsisten. Saya berpikir positif, tapi saya tak bisa menargetkan podium di setiap seri. Meski Ducati meningkat pesat, saya paham MotoGP sangat sulit, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Aleix Espargaro Penasaran Suzuki di COTA
Tubuh Besar, Kendala Redding di Atas Honda
Ikut Bangga, Pramac Nantikan Bantuan Ducati
Hayden: Tak Ada yang Seperti Saya dan Rossi!
'Marc Marquez Bakal Lebih Bijak dan Cerdas'
Iannone Pede Bisa Kejar Marquez Bareng Ducati
Bradl Penasaran Performa Yamaha di Austin
Hadapi GP Ke-200, Nicky Hayden Masih 'Lapar'
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















