Iannone Pergi, Rins Lanjutkan Tanggung Jawab di Suzuki
Anindhya Danartikanya | 2 Januari 2019 12:05
Bola.net - - Dengan perginya Andrea Iannone ke Aprilia Racing Team Gresini, Alex Rins otomatis menjadi rider nomor satu di Suzuki Ecstar dan akan memimpin pengembangan GSX-RR di MotoGP 2019. Rins pun mengaku kepada GPOne.com bahwa dirinya siap menghadapi tantangan baru.
Rins menjalani debut MotoGP pada 2017 dan langsung dilibatkan dalam pengembangan GSX-RR, meski sempat absen dari beberapa balapan akibat cedera tangan dan kaki. Pada 2018, ia pun tampil menggebrak dengan merebut lima podium.
Rider Spanyol ini pun dipastikan bakal bertahan di tim yang sama setidaknya sampai akhir 2020 mendatang. "Bersama Suzuki, saya merasa seperti di rumah sendiri dan saya sangat senang bisa bertahan selama dua tahun lagi," ungkapnya.
Tanggung Jawab Tak Berubah
Musim ini, Rins akan bertandem dengan Joan Mir yang berstatus debutan. Mengingat Mir akan difokuskan pada proses adaptasi dengan motor dan persaingan MotoGP yang ketat, Rins pun akan menjadi acuan untuk GSX-RR.
"Saya akan punya tanggung jawab yang sama seperti sebelumnya, meski tanpa Andrea lagi. Kami semua akan bekerja keras dan berusaha meraih hasil terbaik. Kepergian Andrea tidak mengubah apa pun," ungkap rider 22 tahun ini.
Meski begitu, hal ini tak membuatnya terbebani. "Saya sudah lebih berpengalaman usai dua tahun di MotoGP, meski Andrea jelas rider yang sangat kuat. Tanggung jawab ini tak membuat saya cemas, justru membuat saya lebih termotivasi dan lebih kuat," lanjutnya.
Pede Bisa Dekati Tiga Pabrikan Teratas
Lima podium yang ia raih, ditambah empat podium Iannone pada 2018 membuat Rins yakin GSX-RR telah merangkak naik ke papan atas. "Kami menjalani 2018 dengan positif dan sudah fokus pada musim selanjutnya. Motor kami masih dalam proses pengembangan dan masih ada tugas yang harus dikerjakan," tuturnya.
Rins juga makin yakin atas hal ini usai melihat hasil uji coba pascamusim pada November lalu, di mana ia berhasil masuk posisi 10 besar dan meraih ritme balap yang menjanjikan baik di Valencia dan Jerez.
"Melihat hasil uji coba, saya rasa kami makin dekat dengan papan atas. Masih ada margin, namun kini lebih kecil. Honda, Ducati dan Yamaha memang punya sesuatu yang lebih, tapi jangan lupa Suzuki baru saja kembali ke MotoGP," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









