Iannone: Seri Eropa Masa Pembuktikan Suzuki
Anindhya Danartikanya | 9 Februari 2018 15:00
Bola.net - - Rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone mengaku tak mau terburu-buru ingin membuktikan kemajuan tim dan motornya di tiga seri pertama MotoGP musim ini, dan yakin bahwa seri-seri Eropa akan menjadi masa-masa pembuktian terbaik soal seberapa besar potensi mereka untuk bertarung di papan atas.
Iannone yakin jalannya musim ini tak kalah sengit dengan tahun lalu, di mana banyak rider dan motor yang mampu tampil kompetitif selama masa pramusim dan balapan di Qatar, Argentina dan Austin, Texas. Ketika MotoGP tiba kembali ke ranah Eropa, Iannone yakin performa sesungguhnya akan terlihat.
Saya rasa usai 4-5 seri, bakal memungkinkan melihat level kami sesungguhnya. Bagian awal musim balap selalu berbeda. Seperti tahun lalu, banyak rider cepat selama uji coba, tapi usai 4-5 seri Anda bisa lihat realitanya, ujar pembalap Italia berusia 28 tahun dalam wawancaranya bersama Crash.net.
Hasil Iannone dalam uji coba Malaysia pekan lalu memang tak mencolok, karena lebih fokus pada ritme dalam simulasi balap. Jika saya harus start dari posisi terbuncit, tapi pole hanya unggul 0,1 detik dan ritme balap saya baik, maka memungkinkan untuk menang. Jika saya start di pole, tapi ritme saya lebih lambat 0,2-0,3 detik dari 10 besar, jelas saya takkan menang. Ritme adalah yang terpenting, tuturnya.
The Maniac pun mengakhiri uji coba Malaysia di posisi 13 dalam daftar kombinasi catatan waktu, dan ia tertinggal 0,267 detik dari sang tandem, Alex Rins yang duduk di posisi enam. Soal ritme balap, Marc Marquez lah yang paling menjanjikan, meski hanya duduk di posisi kedelapan.
Motor kami sedikit berubah, saya yakin kami menuju arah yang baik dan saya merasa positif. Saya percaya diri, tapi jelas tahun ini adalah tahun paling kompetitif. Banyak rider yang sangat cepat, dan performa motor baik pabrikan maupun satelit sangat berdekatan. Banyak rider berpeluang bertarung di depan. Persaingan sangat sengit dan kami akan berusaha sebaik mungkin, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
-
Man of the Match Arab Saudi vs Uruguay: Federico Valverde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:29
-
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:01
-
Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde, Kejutan Besar Pertama Piala Dunia 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 06:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















