IMI Sulawesi Selatan Minta Gubernur Lebih Perhatian
Editor Bolanet | 21 September 2012 22:30
- Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan meminta pemprov lebih memperhatikan kebutuhan atlet karena pada dasarnya memiliki potensi meraih prestasi membanggakan.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulsel, Adifar Hakim di Makassar, Jumat (21/9) mengatakan, keberhasilan para pebalap meraih medali perak di PON XVIII Riau seharusnya membuka mata Pemprov dan KONI Sulsel untuk lebih peduli.
Kami tidak diberi biaya pemusatan latihan karena mungkin tidak diunggulkan. Namun apa yang kita raih ternyata berbeda. Sewajarnya, kami harus lebih diperhatikan lagi, ujarnya.
Menghadapi PON, tim balap Sulsel harus mengeluarkan biaya pribadi untuk menggelar pemusatan latihan di Sentul, Bogor. Uang transportasi yang diberikan KONI Sulsel setiap bulan sebesar Rp 1 juta, harus digunakan membayar berbagai keperluan selama menjalani pemusatan latihan.
Selama pemusatan latihan, kedua pebalap andalan Sulsel yakni Iswandi Muis dan Herman Baz harus menanggung beberapa biaya seperti sewa motor, sewa sirkuit, apartemen, hingga konsumsi.
Untuk biaya apartemen kebetulan ditanggung pihak yang mengontrak Iswandi untuk kejuaraan Indoprix. Kami sangat berterima kasih atas komitmen tim Iswandi yang juga sempat membawanya try out ke Jepang, jelasnya.
Kedua pebalap Sulsel sukses meraih perak di nomor 110 cc beregu di Sirkuit Sport Centre Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Prestasi kedua pebalap itu sekaligus memecahkan rekor Sulsel di PON. Sebab pada dua PON sebelumnya Sulsel selalu gagal meraih medali. (ant/kny)
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulsel, Adifar Hakim di Makassar, Jumat (21/9) mengatakan, keberhasilan para pebalap meraih medali perak di PON XVIII Riau seharusnya membuka mata Pemprov dan KONI Sulsel untuk lebih peduli.
Kami tidak diberi biaya pemusatan latihan karena mungkin tidak diunggulkan. Namun apa yang kita raih ternyata berbeda. Sewajarnya, kami harus lebih diperhatikan lagi, ujarnya.
Menghadapi PON, tim balap Sulsel harus mengeluarkan biaya pribadi untuk menggelar pemusatan latihan di Sentul, Bogor. Uang transportasi yang diberikan KONI Sulsel setiap bulan sebesar Rp 1 juta, harus digunakan membayar berbagai keperluan selama menjalani pemusatan latihan.
Selama pemusatan latihan, kedua pebalap andalan Sulsel yakni Iswandi Muis dan Herman Baz harus menanggung beberapa biaya seperti sewa motor, sewa sirkuit, apartemen, hingga konsumsi.
Untuk biaya apartemen kebetulan ditanggung pihak yang mengontrak Iswandi untuk kejuaraan Indoprix. Kami sangat berterima kasih atas komitmen tim Iswandi yang juga sempat membawanya try out ke Jepang, jelasnya.
Kedua pebalap Sulsel sukses meraih perak di nomor 110 cc beregu di Sirkuit Sport Centre Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Prestasi kedua pebalap itu sekaligus memecahkan rekor Sulsel di PON. Sebab pada dua PON sebelumnya Sulsel selalu gagal meraih medali. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raih Dua Emas, Pebalap Jawa Barat Dapat Bonus Umroh
Otomotif 11 September 2012, 20:15
-
Pebalap Andalan Kalimantan Barat Raih Medali Perak
Otomotif 11 September 2012, 20:00
-
Riau Sukses Raih Emas Perorangan 110cc
Otomotif 11 September 2012, 17:15
-
Jawa Barat Sabet Dua Emas di Nomor Beregu
Otomotif 11 September 2012, 17:00
-
Tim Putra dan Putri Jawa Barat Melaju ke Empat Besar
Bulu Tangkis 10 September 2012, 20:35
LATEST UPDATE
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














