Inilah Alasan Mahindra Ogah Turun di MotoGP
Editor Bolanet | 24 April 2015 14:00
- CEO Mahindra, Mufaddal Choonia menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak tertarik untuk turun di MotoGP dan Moto2. Pabrikan asal India ini akan benar-benar fokus meraih kesuksesan di Moto3 melalui sembilan pebalap yang mereka naungi.
Tahun ini merupakan tahun kelima Mahindra turun di Moto3, dan Choonia tak akan memperhitungkan MotoGP dan Moto2 sebelum pihaknya benar-benar sukses di Moto3. Saat ini, kami tak mau menimbulkan kerepotan dengan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, ujarnya kepada Speedweek.
Choonia pun menegaskan bahwa selama Honda menjadi penyuplai tunggal mesin Moto2, Mahindra tak akan mau turun di kelas tersebut, bahkan untuk sekadar menyuplai sasis sekalipun. Menurutnya, Moto3 lebih berpengaruh pada perkembangan pasar India.
MotoGP tidak cocok untuk kami karena di India tidak ada pasar untuk motor-motor besar. Sebanyak 95 persen motor yang dijual di India adalah di bawah 300cc. Biaya balap di Moto3 lebih murah, dan apapun yang kami lakukan di kelas ini membantu kami belajar banyak hal, tutup Choonia. [initial]
(sw/kny)
Tahun ini merupakan tahun kelima Mahindra turun di Moto3, dan Choonia tak akan memperhitungkan MotoGP dan Moto2 sebelum pihaknya benar-benar sukses di Moto3. Saat ini, kami tak mau menimbulkan kerepotan dengan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, ujarnya kepada Speedweek.
Choonia pun menegaskan bahwa selama Honda menjadi penyuplai tunggal mesin Moto2, Mahindra tak akan mau turun di kelas tersebut, bahkan untuk sekadar menyuplai sasis sekalipun. Menurutnya, Moto3 lebih berpengaruh pada perkembangan pasar India.
MotoGP tidak cocok untuk kami karena di India tidak ada pasar untuk motor-motor besar. Sebanyak 95 persen motor yang dijual di India adalah di bawah 300cc. Biaya balap di Moto3 lebih murah, dan apapun yang kami lakukan di kelas ini membantu kami belajar banyak hal, tutup Choonia. [initial]
Baca juga:
Dua Rider Gagal Finis, Repsol Honda Pasrah
Rossi: Status Nomor Satu di Yamaha Tak Penting
Terpaut 12 Kemenangan, Bisakah Rossi Kejar Agostini?
Jonathan Rea Berniat 'Tantang' Andrea Dovizioso
'Rossi Terbaik Sepanjang Masa, Marquez Mendekat'
'Pebalap Top MotoGP 2016 Bakal Tetap Itu-Itu Saja'
Bisakah Tito Rabat Samai Jorge Lorenzo?
Jadi Fokus Utama Ducati, Dovizioso Merasa 'Berarti'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 16:06
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













