Jack Miller Bangga Jadi Andalan Ducati Lawan Rider Muda Lain
Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2020 12:35
Bola.net - Jack Miller senang bukan kepalang akhirnya mewujudkan impian membela tim pabrikan Ducati di MotoGP 2021. Terlebih, ia bangga karena Ducati menjadikannya andalan melawan rider muda lain yang membela pabrikan-pabrikan rival. Hal ini ia sampaikan via blog pribadinya, Kamis (27/5/2020).
Miller pun menyebut, sejak tahun lalu, para pabrikan kian menyadari bahwa mereka membutuhkan rider-rider muda yang kuat demi menggulingkan Marc Marquez, yang meski masih berusia 27 tahun namun telah sukses merebut enam gelar dunia selama tujuh musim keikutsertaan di MotoGP.
"Saya ingat ketika tahun lalu merasa 'pasar' MotoGP bakal berubah karena Marc selalu ada di papan atas sejak turun di kelas ini. Ia hanya dua tahun lebih tua dari saya, tapi lawan-lawan utamanya selama ini adalah rider-rider senior seperti Vale, Jorge, dan Dani," tulis Miller, yang berusia 25 tahun.
Semua Pabrikan Ingin Tempel Marquez

Langkah Ducati menggaet rider muda seperti dirinya dirasa Miller memang langkah yang tepat. Pasalnya Yamaha memiliki Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli, sementara Suzuki memiliki Alex Rins dan Joan Mir. Honda juga memiliki Alex Marquez, belum lagi KTM punya Brad Binder, Miguel Oliveira, dan Iker Lecuona.
"Kini, situasi sudah berubah. Yamaha punya Maverick, yang sepantaran dengan saya. Suzuki punya Alex dan Joan. Jadi saya berharap Ducati melihat saya sebagai rider mereka yang, meski sudah lama turun di MotoGP, masih cukup muda untuk ikut bertarung dengan mereka. Marc adalah patokan, jadi target utama semua pabrikan adalah berusaha mendekati performanya," lanjut Miller.
Kaget Rossi Digantikan Quartararo
Di lain sisi, Miller juga mengaku sempat terkejut atas keputusan Yamaha menggaet Quartararo untuk Monster Energy Yamaha, menggantikan posisi Valentino Rossi yang merupakan sembilan kali juara dunia dan telah menjadi ikon mereka sejak 2004 lalu.
"Gebrakan terbesar adalah Yamaha, yang membawa Fabio ke tim pabrikan untuk menggantikan Vale. Itu keputusan yang tak terhindarkan, tapi bagi Yamaha ini pasti berbeda, karena dia adalah Valentino Rossi. Jadi saya senang Ducati melihat saya sebagai rider muda andalan untuk bertarung dengan yang lainnya, termasuk Marc," tutupnya.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
Terancam Terdepak dari MotoGP, Petrucci Dapat Tawaran ke Reli Dakar
Ingin Dovizioso Bertahan, Ducati Kembali Keluhkan Diskusi Soal Gaji
Ducati: Masa Depan Petrucci Tergantung Keputusan Dovizioso
Ducati Ingatkan Jack Miller: Jangan Terlena Sejarah Rider Australia
Ducati Beber 3 Alasan Utama Gaet Jack Miller di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Dinilai Belum Layak Main untuk Manchester United
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:48
-
Carlos Baleba Dikabarkan Merapat ke MU, Begini Kata Pihak Brighton
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:45
-
Liverpool Ingin Adam Wharton, Crystal Palace: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:30
-
Viktor Gyokeres Dikabarkan Tawarkan Diri ke Barcelona, Arsenal Hadapi Dilema
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:12
-
Pengakuan Jujur Andoni Iraola: Skuad Liverpool Sekarang Masih Tipis!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:00
-
Hull City vs MU: Sesko Berpotensi Comeback, Dua Lainnya Masih Belum Siap!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:45
-
Hansi Flick Sudah Tentukan Posisi Karim Adeyemi di Lini Serang Barcelona
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 18:35
-
Michael Carrick: Hull City Lawan Mudah? Kata Siapa?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:30
-
Usai Carlos Baleba, Manchester United Kejar Pemain Barcelona Ini?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






